KEBUMEN - PKS memastikan diri keluar dari komposisi fraksi Demokrat Karya Sejahtera (DKS). Keputusan ini diambil karena PKS secara resmi membentuk fraksi gabungan bersama PAN. Kedua parpol pemilik kursi DPRD Kebumen tersebut sepakat membentuk fraksi bernama Fraksi Amanah Sejahtera.
Sebelumnya, Partai Golkar, PKS dan Demokrat telah bertekad bulat membentuk fraksi gabungan. Namun komitmen itu kandas ditengah jalan usai ada musyawarah internal antara PKS dan PAN. "Sudah oke. Kami sama-sama menerima pinangan. Saling melengkapi dan mengisi. Nama fraksi juga sudah ditentukan," kata legislator PKS Agus Supriyanto, Senin (14/10).
Adapun dalam susunan Fraksi Amanah Sejahtera ini dipimpin Agus Supriyanto (PKS). Sedangkan Sigit Ragil Sapto Hadi (PAN) ditunjuk sebagai sekretaris fraksi. Lalu, Kurniawan (PAN) dipercaya sebagai wakil ketua fraksi. "Usulan fraksi sudah kami serahkan ke Sekwan (Sekretariat Dewan). Tinggal kami fokus bahas agenda ke depan," sambungnya.
Baca Juga: Bertahan Tiga Generasi Omah Jamu di Sedayu Dapat Apresiasi, Ada untuk Kurangi Nafsu Makan
Agus menjelaskan, pertimbangan utama PKS dan PAN bergabung tak lain agar kinerja dewan tak terhambat. Dia tak ingin DPRD Kebumen berjalan stagnan akibat molornya proses pembentukan fraksi dan alat kelengkapan dewan.
Sebelumnya diketahui PAN tidak bisa membentuk fraksi sendiri karena terganjal aturan batas minimal kursi. Lantas dari PKS yang sedianya masuk komposisi Fraksi DKS mencabut usulan. Kemudian bergabung bersama PAN. "Demi marwah lembaga kami utamakan rasa solidaritas dan kebersamaan," ungkapnya.
Sementara itu, Politisi PAN Hartono mengapresiasi niat PKS yang telah berkenan membuka diri terkait pembentukan fraksi. Anggota dewan dua periode ini menekankan pentingnya kebersamaan di lingkungan DPRD Kebumen. Dia khawatir tugas dan fungsi legislatif terganggu jika masing-masing mengedepankan ego sektoral. "Prinsipnya kebersamaan, bukan kedepankan ego. Bagaimana mau kerja, kalau sudah saling gontok-gontokan," ucapnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo