MAGELANG - Puluhan pemuda-pemudi meriung di area publik Kota Magelang. Mereka duduk tenang di atas rumput sembari berjibaku dengan buku yang ada di tangan masing-masing. Suara kendaraan di jalan raya seolah-olah tak mengusik ketenangan mereka.
Selama kurang lebih satu jam, mereka hanyut dalam bacaan. Mereka tidak bergerombol di satu tempat. Melainkan menyebar di sejumlah titik. Sebab, kegiatannya cenderung membaca senyap atau silent reading.