MUNGKID - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko menetapkan alur kunjungan baru ke kawasan Candi Borobudur mulai Selasa (8/10/2024).
Karena itu, pintu 1 dan 2 yang biasa digunakan sebagai titik drop off atau mengantar pengunjung ke main gate, ditutup.
Semula, pengemudi dapat melewati pintu 1 atau 2 sebagai titik drop off penumpang untuk membeli tiket di main gate.
Kemudian, pengemudi dapat keluar dari area tersebut dan mencari lokasi parkir yang telah disediakan. Baik di Museum dan Kampung Seni Borobudur maupun di tempat lain.
Pintu 1 dan 2 itu kini gerbangnya ditutup dengan sejumlah penjagaan, agar petugas dapat memberi informasi kepada pengunjung yang hendak menuju main gate.
Mereka akan diarahkan untuk menuju Museum dan Kampung Seni Borobudur. Pengunjung dapat menaiki kendaraan electric vehicle (EV) untuk sampai di main gate.
Corporate Secretary Group Head PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Ryan Eka Permana Sakti menyebut, ada alur kunjungan baru masuk ke kawasan Candi Borobudur.
Hal itu menjadi bagian dari penyelarasan kebijakan dan program pemerintah untuk pengembangan kawasan Candi Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Selain itu, alur kunjungan tersebut juga sehubungan dengan selesainya pembangunan Museum dan Kampung Seni Borobudur di Dusun Kujon.
"Saat ini kami sedang melakukan uji coba alur kunjungan wisatawan di Borobudur, yang membutuhkan adaptasi dari wisatawan dan pelaku wisata sekitar," sebutnya.
Baca Juga: Boleh Percaya Boleh Tidak, Ini Mitos Bunga Bougenville dalam Primbon Jawa
Perubahan alur kunjungan itu meliputi titik drop off (masuk) dan pick up (keluar) wisatawan akan diberlakukan satu pintu melalui Museum dan Kampung Seni Borobudur.
Sehingga pintu 1 dan 2 yang semula difungsikan sebagai titik drop off, ditutup.
Pemberlakuan alur kunjungan baru itu, dimulai pada Selasa (8/10/2024).
Sakti mengatakan, PT TWC berkomitmen untuk memastikan setiap langkah yang diambil dalam penerapan alur ini telah melalui pertimbangan matang demi kenyamanan dan keamanan semua pihak.
"Kami juga senantiasa akan mengevaluasi setiap masukan untuk memastikan peningkatan layanan dan berkelanjutan berdasarkan masukkan berbagai pihak," lontarnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita