Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wah, 62 Persen UMKM di Purworejo Alami Penurunan Omzet: Akademisi Terjun Lakukan Penelitian, Ini Dia Faktornya

Jihan Aron Vahera • Selasa, 17 September 2024 | 18:52 WIB
Proses wawancara terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Purworejo oleh para akademisi dalam rangka penelitian terkait manajemen risiko pada UMKM.
Proses wawancara terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Purworejo oleh para akademisi dalam rangka penelitian terkait manajemen risiko pada UMKM.

PURWOREJO - Para akademisi di Puworejo melakukan penelitian, menyusul munculnya hasil survei Pemkab Purworejo terkait  penurunan omzet sebanyak 62 persen pelaku UMKM di wilayah ini.

Di samping berdasar dari hasil survei pemkab, penelitian tersebut dilakukan juga sebagai pencegahan khusus dan meminimalkan kerugian pada pelaku UMKM.

Ketua Tim Peneliti Dwi Irawati mengatakan, berdasarkan survei, sebanyak 62 persen UMKM di Purworejo mengalami penurunan omzet karena beberapa faktor. Salah satunya, karena sumber dan harga bahan baku.

"UMKM itu sangat rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi dan ketidakstabilan perkembangan ekonomi," katanya, Selasa (17/9/2024).

Dwi menjelaskan, pelaku UMKM harus mengantisipasi risiko bisnis baik tentang permodalan, sumber bahan baku, dan pemasaran.

Selain itu, harus memperhitungkan dan memitigasi risikonya. "UMKM perlu cara pandang baru bahwa prospek dan risiko bisnis harus diperhitungkan dan diantisipasi," ujarnya.

Oleh karen itu, adanya penelitian itu bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko. Serta, merumuskan strategi untuk meminimalkan risiko yang akan ditanggung UMKM menggunakan metode intervensi implementasi manajemen risiko UMKM.

Penelitian yang ditargetkan selama 12 bulan pelaksanaan itu merupakan penelitian fundamental dengan judul Analisis Implementasi Manajemen Risiko Pada UMKM di Kabupaten Purworejo dengan Pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) versi ISO 31000:2018.

Nantinya, akan menghasilkan luaran penelitian berupa artikel ilmiah yang ditargetkan accepted untuk terbit di jurnal terindeks Scopus.

Penelitian melibatkan para dosen dari Universitas Muhammadiyah Purworejo meliputi Dr. Dwi Irawati, SE, M.Si, CRMP dan Susi Widjajani, SE, M.Si.

Kemudian Dr. Hesti Respatiningsih, SE, M.Par dari STIE Rajawali Purworejo.

Pada pelaksanaannya, penelitian fundamental itu melibatkan mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan aktivitasnya akan di-rekognisi setara dengan 6 SKS.

"Penelitian itu didanai oleh DRTPM Kemdikbud Ristek Dikti," jelasnya.

Anggota tim peneliti Hesti Respatiningsih menambahkan, penelitian akan dilakukan kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum UMKM Kabupaten Purworejo.

"Baik dari bidang usaha kuliner, fesyen, pertanian dan peternakan, dan kerajinan," terangnya.

Untuk pengumpulan data, menggunakan teknik survei dan wawancara mendalam kepada pelaku UMKM.

Selanjutnya, data akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, content analysis, dan analisis cross-tab untuk mengklasifikasikan data.

Saat ini, penelitian sudah memasuki tahap penetapan konteks dan identifikasi peristiwa.

Dari tahap penetapan konteks telah diketahui bahwa ada rumusan tujuan bisnis yang selaras dengan entitas dan sumber daya yang dimiliki UMKM.

Sedangkan, pada tahap identifikasi peristiwa, dapat teridentifikasi peristiwa oleh UMKM, baik peristiwa internal maupun eksternal, yang mempengaruhi pencapaian tujuan bisnis.

Selanjutnya, akan dilakukan penilaian risiko, perlakuan risiko, serta rencana aksi dalam penyusunan strategi. Itu dilakukan untuk mengendalikan risiko, pelaporan risiko dan komunikasi, dan monitoring risiko. (han)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#penelitian manajemen risiko UMKM #Mahasiswa #penelitian akademisi #dosen #Penurunan Omzet #penelitian #akademisi Purworejo #UMKM