PURWOREJO - Desa Wisata Megulung Kidul, yang terletak di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, berhasil masuk ke dalam sepuluh besar desa wisata terbaik di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2024.
Desa ini mampu bersaing dengan desa wisata dari 35 kabupaten/kota dalam ajang Gelar Desa Wisata Jateng 2024.
Proses penilaian untuk menentukan desa wisata terbaik dimulai sejak awal Juli hingga awal September 2024. Pengumuman sepuluh besar disampaikan pada Jumat (13/9/2024) di Pendopo Kabupaten Purworejo.
Tahun sebelumnya, Kabupaten Purworejo juga meraih prestasi serupa dengan memenangkan juara pertama melalui Desa Wisata Pandanrejo (Dewa Pandan).
Namun, karena Desa Pandanrejo sudah menjadi juara pada tahun 2023, desa tersebut tidak diperbolehkan ikut kembali tahun ini, sehingga Megulung Kidul dipilih untuk mewakili Purworejo.
"Tahun lalu Desa Pandanrejo juara terbaik sehingga tahun ini kita jadi tuan rumah. Desa Pandanrejo kini sudah meningkat dari Desa Wisata Rintisan ke Desa Wisata Berkembang," kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho, Senin (16/9/2024).
Aan berharap ke depan, seluruh desa wisata di Kabupaten Purworejo dapat berkembang lebih lanjut.
"Harapannya Pandanrejo-Pandanrejo yang lain yang menjadi desa wisata dengan kategori berkembang," ujarnya.
Desa Wisata Megulung Kidul sendiri merupakan desa wisata dalam kategori rintisan. Setelah mengikuti ajang ini, Aan berharap desa tersebut mendapatkan masukan dan pengalaman untuk pengembangan potensi desa wisata ke depan.
Adapun, potensi yang ada di Desa Megulung Kidul beragam, selain wisata alam, juga ada wisata budaya dan kuliner.
Potensi unggulannya yaitu wisata edukasi budidaya anggur.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Melati Suci, Desa Megulung Kidul Sulastriyanto menyampaikan, potensi wisata edukasi di desa ini di antaranya kebun buah, bio gas dari kotoran sapi, hingga rumah produksi beberapa UMKM.
Selain itu, juga memiliki wisata kuliner berupa restoran di area persawahan yang dikelola oleh Bumdes setempat bernama, Resto Dusun Sabin.
"Di desa ada produksi kerupuk, keripik singkong, pencok, serta sejumlah destinasi edukasi UMKM lain," sambung dia. (han)
Editor : Winda Atika Ira Puspita