RADAR JOGJA - Sejumlah pejabat tinggi dari pemerintah pusat bersama stakeholders dan Forkompimda Magelang meninjau beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan Borobudur. Mulai dari Museum dan Kampung Seni Borobudur, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dan TPST Pasuruhan.
Sebelum peninjauan lapangan, mereka mengadakan rapat koordinasi nasional tingkat Eselon I di Plataran Heritage Borobudur. Membahas isu-isu terkait peningkatan pariwisata di Indonesia, terutama di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Barulah mereka meninjau zona II kompleks Candi Borobudur. Kemudian, berlanjut ke Lapangan Borobudur, Museum dan Kampung Seni Borobudur, TPST Pasuruhan, dan terakhir di MAJT Sawitan. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan proyek-proyek tersebut selesai dan siap diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Ini (pembangunan gedungnya) produk dalam negeri 100 persen," sambungnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Pemprov Jateng Ema Rachmawati menambahkan, tiga proyek di kawasan Borobudur akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Termasuk MAJT ini. Terlebih, bangunan masjid sudah selesai 100 persen. "Kata pak Deputi, ini sudah layak untuk diresmikan. Apalagi ini sekaligus sebagai penunjang wisata," paparnya.
Pembangunan masjid tersebut diawali dengan groundbreaking pada 31 Januari 2023 lalu. Bangunan itu berdiri megah di atas lahan seluas 43.928,89 meter persegi dengan luas bangunan 14.084,47 meter persegi. Masjid tersebut dirancang memiliki dua lantai. Nantinya, masjid tersebut dapat menampung sekitar 5.000 jemaah. (aya)