RADAR JOGJA - Anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan tukang becak mendapatkan perhatian dari pihak swasta. Dalam hal ini para pengusaha yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Purworejo.
Bentuk perhatian tersebut diwujudkan dengan pemberian santunan pada kegiatan bakti sosial bertajuk Berbagi Kasih dengan Anak Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Tukang Becak, di Ganesha Convention Hall Purworejo pada Kamis (22/8).
Koordinator Pengusaha Purworejo Hengky Purbowahono menyampaikan, dalam kegiatan tersebut pihaknya mengundang perwakilan anak yatim dari perwakilan 16 kecamatan, anak- anak difabel, dan tukang becak kayu atau becak yang tidak menggunakan mesin. "Total hampir 200-an orang, yaitu tukang becak hampir ada 55 orang, difabel 30 orang, tuna netra 25 orang, dan yatim kurang lebih 100 anak,” katanya Kamis (22/8).
Hengky menyebut, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh paguyuban itu. Dia berharap, dari tahun ke tahun para pengusaha di Kabupaten Purworejo terus solid. "Semakin mantap berkolaborasi untuk membantu sesama yang membutuhkan dengan jumlah yang lebih banyak. Prinsip kami harus peduli dengan mereka (masyarakat yang membutuhkan)," ucap dia.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti sangat mengapresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, rasa empati dan peduli peran Paguyuban Pengusaha Purworejo tersebut sangat bermanfaat. Terlebih, anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan tukang becak digolongkan dalam kelompok rentan, karena memiliki keterbatasan dalam menikmati kehidupan yang layak. "Mereka sudah sewajarnya memperoleh perlindungan sosial dari pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha," ujarnya.
Menurut Yuli, peran serta dan kepedulian semua elemen masyarakat yang memiliki kebaikan hati, empati, dan kepedulian sosial, secara nyata telah membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
"Semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, harus terus bekerja sama dalam mewujudkan cita-cita meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas maupun anak yatim piatu," imbuh dia. (han/pra)
Editor : Satria Pradika