MUNGKID - Melanglang Magelang menjadi tagline baru brand pariwisata Kabupaten Magelang.
Tagline tersebut menjadi semangat baru dan menggairahkan ekosistem pariwisata.
Ada pula logo baru yang dapat memperkuat brand pariwisata Kabupaten Magelang semakin bertumbuh dan berkembang ke arah yang lebih.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Mulyanto mengatakan, logo dan tagline brand pariwisata itu muncul setelah adanya sayembara pada 15 Maret - 28 Juni 2024.
"Ide-ide segar, kreatif, dan inovatif praktis dapat membantu untuk meningkatkan daya tarik Kabupaten Magelang sebagai tujuan wisata," katanya, Selasa (6/8/2024).
Setelah melalui serangkaian seleksi dan penjurian, pemenang lomba logo yakni Andreas Endhi Winanto asal Kota Semarang.
Ada beberapa konsep visual yang digunakan sebagai pelengkap logo tersebut. Pertama, stupa candi yang melambangkan kekayaan budaya dan sejarah Magelang.
Kemudian, adanya logo matahari dengan 7 sinar yang melambangkan sapta pesona. Yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.
Aspek sapta pesona itu merupakan prinsip dasar yang memandu pengembangan pariwisata di Kabupaten Magelang.
Terlebih, Magelang juga terkenal dengan wisata sunrise dan sunset di sejumlah destinasi alamnya.
Ketiga, adanya konsep visual logo tari Soreng yang merupakan tarian tradisional khas Magelang.
Logo itu mencerminkan kekayaan seni dan budaya di daerah tersebut.
Tarian itu acapkali ditampilkan dalam berbagai acara budaya dan festival di Magelang.
Selanjutnya, ada konsep awan atau negeri di atas awan yang menggambarkan keindahan alam Magelang.
Terlebih, ada beberapa destinasi wisata alam yang menyuguhkan pemandangan memukau dan diselimuti awan.
Selain itu, ada visual daun yang melambangkan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
Hal itu didukung dengan banyaknya desa wisata yang mengedepankan konsep ekowisata dan konservasi lingkungan.
Serta menawarkan pengalaman wisata yang ramah lingkungan dan berlelanjutan.
Lalu, ada visual gunung atau alam. Konsep itu selaras dengan keberadaan Kabupaten Magelang dikelilingi oleh beberapa pegunungan dan perbukitan.
Daerah tersebut tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga menggambarkan nilai-nilai yang kaya dan mendalam yang dipegang oleh masyarakat setempat.
Kemudian, elemen air pada logo itu menggambarkan kesuburan, kehidupan, serta keindahan sungai dan air terjun yang menjadi destinasi wisata menawan di Kabupaten Magelang.
Terakhir, ada konsep kuliner kupat tahu dan mengut beong. Keduanya mewakili kuliner khas Magelang dan memiliki cita rasa lokal yang autentik.
Sedangkan penemang lomba tagline yakni Widya Nuriama Firdansyah asal Kota Bandung dengan tagline Melanglang Magelang.
Tagline tersebut merupakan representasi esensi dari keindahan, keragaman, dan keajaiban Kabupaten Magelang.
Tagline itu, kata dia, bukan hanya sebuah slogan. Tetapi juga ajakan untuk menjelajahi, memahami, dan menghargai setiap sudut wilayah Kabupaten Magelang dengan sepenuh hati.
Dalam setiap kata, tersembunyi makna mendalam yang mencerminkan identitas, budaya, dan keunikan Kabupaten Magelang.
Dengan adanya logo dan tagline baru tersebut, harapannya daya tarik wisata yang menjadi penyangga Candi Borobudur akan semakin meningkat.
"Hadirnya wisatawan yang berkunjung, mudah-mudahan semakin senang di Kabupaten Magelang," harapnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, peluncuran logo dan tagline ini dapat memperkuat brand pariwisata di wilayahnya.
"Logo dan tagline menjadi identitas baru bagi destinasi pariwisata Kabupaten Magelang," katanya.
Dia mengatakan, logo dan tagline yang dipilih itu tidak hanya sekadar simbol. Tetapi juga sebagai identitas resmi Kabupaten Magelang.
Dengan begitu, dapat memudahkan calon wisatawan untuk mengenal pontensi pariwisata, budaya, dan produk-produk lokal Kabupaten Magelang.
Nanda dia berharap, logo dan tagline itu dapat semakin menggairahkan dan memacu seluruh komponen untuk memajukan serta mengembangkan pariwisata di Kabupaten Magelang.
"Mudah-mudahan tidak hanya terkenal dengan Candi Borobudurnya, tapi juga kita bisa menjelajah wilayah Kabupaten Magelang yang kaya akan destinasi pariwisata dan budaya," tambahnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita