RADAR JOGJA – Seorang bocah berusia tiga tahun asal Desa Ayamputih, Buluspesantren nekat mengayuh sepeda dari rumah menuju Pantai Setrojenar. Aksi ini sontak memicu kepanikan warga yang melihat balita tersebut pergi tanpa pengawasan orang tua.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, (3/8) siang. Beruntung, bocah tersebut kini telah kembali ke pangkuan orang tua. Personel Polsek Buluspesantren langsung bergegas mengantar begitu mengetahui identitas dan alamat rumah si bocah.
Jika mengecek aplikasi google maps, jarak antara Desa Ayamputih dengan Pantai Setrojenar lebih dari 3 kilometer. Atau butuh sekitar 10 menit untuk sampai di kawasan pantai ketika pergi mengenakan sepeda ontel.
Sebelum diantar ke orang tua, media sosial sempat ramai dengan informasi penemuan balita di Pantai Setrojenar. Warga yang mendapati keberadaan bocah tersebut mengaku sempat kesulitan mengorek identitas lantaran si bocah terlihat bingung ketika ditanya.
Lalu, warga berinisiatif mengunggah foto anak tersebut agar segera ditemukan pihak keluarga. Tak lama kemudian, ada warga yang merasa mengenali dan akhirnya identitas orang tua bocah dapat diketahui.
"Saat ditanya namanya bisa menjawab. Namun, saat ditanya rumahnya di mana, nama ayah siapa, anak tersebut tidak bisa menjawab," kata Kapolsek Buluspesantren Iptu Walali Saebani.
Iptu Wawali menjelaskan, bocah dengan mengenakan baju biru muda tersebut pergi ke Pantai Setrojenar mengenakan sepeda tanpa pamit orang tua.
Tujuannya untuk mencari ayahnya yang biasa berjualan bakso di sekitar pantai. Namun, aksi nekat itu tak membuahkan hasil karena sang ayah tidak berada di lokasi. "Tadi malam, informasi anak tersebut di rumah," jelas Iptu Walali.
Menurut keterangan keluarga, ayah anak tersebut absen berjualan bakso karena posisi sekarang sedang berada di luar kota. Atas kejadian ini polisi langsung mengantar ke rumah bocah tersebut dengan menggunakan mobil patroli. "Kemungkinan, pergi dari rumah pagi tadi untuk mencari bapaknya," pungkas Walali. (fid/din)