RADAR JOGJA - Nepal Van Java di Dusun Butuh, Temanggung, Kaliangkrik menjadi satu destinasi wisata alam yang menjadi jujugan wisatawan. Selama dua pekan ini, jumlah kunjungannya meningkat signifikan atau naik sekitar 500 persen dibanding hari biasa.
Kepala Dusun Butuh Lilik Setiyawan menyebut, masa libur sekolah membawa dampak yang baik bagi sektor pariwisata di Kabupaten Magelang. Rata-rata, kata dia, ada sekitar 500 hingga 1.000 wisatawan.
Didominasi oleh wisatawan dari luar daerah, seperti Semarang, Jakarta, dan lainnya. Jumlah itu hampir sama dengan kunjungan selama musim Lebaran 2024 lalu. “Padahal, di hari biasa hanya sekitar 50 - 200 wisatawan,” bebernya, Senin (8/7).
Lilik mengatakan, meski cuaca masih belum stabil, tapi animo masyarakat untuk berkunjung masih tinggi. "Harusnya saat ini musim kemarau ya. Tapi, kayaknya kemarau basah. Jadi, masih sering berkabut dan hujan di sini (Nepal Van Java)," paparnya.
Dia menyarankan, wisatawan dapat berkunjung ke Nepal Van Java saat pagi hari atau sekitar pukul 07.00 - 09.00. Sebab pada pukul tersebut, cuaca masih bersahabat dan cerah.
Sehingga wisatawan bisa melihat lanskap alam dan gagahnya Gunung Sumbing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Mulyanto menuturkan, beberapa waktu lalu sudah ada edaran agar masing-masing daya tarik wisata (DTW) bisa mengoptimalkan masa libur sekolah. "Rata-rata DTW di sini, ada tren peningkatan kunjungan," sebutnya.
Dengan adanya lonjakan wisatawan ini, praktis dapat memberi multiplier effect terhadap sektor lain. Seperti pelaku UMKM, jasa, hingga penginapan. Sehingga perputaran ekonomi di Kabupaten Magelang semakin meningkat dan bermuara pada kesejahteraan masyarakatnya. (aya/pra)