Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat, UNESCO Jakarta Luncurkan Program Pelestarian Warisan Budaya di Magelang

Naila Nihayah • Selasa, 2 Juli 2024 | 22:53 WIB

 

SIMBOLIS: UNESCO Jakarta meluncurkan program Cultivating Cultural Heritage for Sustainable Livelihoods bersama Reksa Dana BNP Paribas IDX30 Filantropi di Balkondes Wanurejo,
SIMBOLIS: UNESCO Jakarta meluncurkan program Cultivating Cultural Heritage for Sustainable Livelihoods bersama Reksa Dana BNP Paribas IDX30 Filantropi di Balkondes Wanurejo,

MUNGKID - UNESCO Jakarta meluncurkan program Cultivating Cultural Heritage for Sustainable Livelihoods atau pelestarian warisan budaya untuk menunjang pemberdayaan ekonomi masyarakat berkelanjutan di Balkondes Wanurejo, Borobudur.

Tujuan peluncuran program ini untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan dalam berbagai topik.

Kegiatan pelatihan tersebut mencakup perencanaan bisnis, literasi keuangan, storytelling, pemasaran digital, dan pelestarian warisan budaya.

Selain itu, program ini juga akan memfasilitasi sanggar-sanggar komunitas untuk mengikuti berbagai acara pemasaran dan pengembangan kapasitas.

Inisiatif ini akan memberikan manfaat kepada 300 penerima manfaat yang tersebar di empat provinsi, yakni DIY, Jateng, DKI Jakarta, dan Nusa Tenggara Barat.

Pun juga dapat meningkatkan peluang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.

Direktur Kantor Regional UNESCO di Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa mengatakan, UNESCO percaya terhadap kekuatan budaya untuk mendorong berbagai dimensi pembangunan berkelanjutan.

Termasuk penciptaan mata pencaharian, pendidikan yang berkualitas, dan inklusi sosial.

Dalam pengimplementasiannya, UNESCO menggandeng Reksa Dana BNP Paribas IDX30 Filantropi.

"Inisiatif itu menandakan komitmen bersama untuk mendukung perekonomian lokal dan upaya pelestarian budaya masyarakat di sektor seni pertunjukan dan kerajinan," bebernya, Selasa (2/7/2024).

Peluncuran tersebut menampilkan pameran, pertunjukan seni inklusif, dan lokakarya komunitas. Yang menghubungkan para penerima manfaat dengan aspek-aspek pelestarian warisan budaya dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Selama acara peluncuran, para perajin dampingan program berkesempatan untuk memamerkan produk mereka.

Sehingga dapat mempromosikan semangat kreativitas dari wilayah sasaran program.

Maki Katsuno menambahkan, UNESCO juga akan melibatkan lebih dari 200 mahasiswa dalam upaya pelestarian budaya dan warisan budaya ini.

Dengan begitu, semakin menularkan semangat inklusivitas dan memberikan kesempatan bagi semua orang untuk maju bersama melalui program ini.

Perwakilan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Riris Purbasari menilai, program ini dirasa dapat membantu upaya pemajuan kebudayaan.

"Program UNESCO dan BNP Paribas IDX30 Filantropi ini bisa membantu menyentuh ruang ruang komunitas yang mungkin belum bisa terjangkau oleh kami," katanya.

Program ini, kata dia, sekaligus menjadi kontribusi yang tepat waktu bagi rencana pembangunan nasional Indonesia untuk ekonomi kreatif sebagai elemen kunci untuk mencapai Visi Indonesia 2045.

Terlebih, sektor kreatif saat ini mempekerjakan sekitar 19,39 juta orang dan menyumbang sekitar USD 82 miliar terhadap PDB nasional.

Terlepas dari angka-angka ini, para pelaku ekonomi kreatif masih menghadapi berbagai tantangan. Termasuk kurangnya kesempatan pelatihan untuk menangkap pasar digital dan mempertahankan mata pencaharian mereka.

Direktur PT BNP Paribas Asset Management Djumala Sutedja mengutarakan, program ini harapannya berdampak pada promosi kesetaraan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

"Kami berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut dan manfaat positif terus menyebar lebih luas," ujarnya.

Baca Juga: Saat Berlibur di Yogyakarta, Wajib Kunjungi Pantai Cemoro Sewu: Kenapa? Begini Penjelasannya...

Dia menambahkan, program pelestarian warisan budaya merupakan bagian dari program Kita Muda Kreatif.

Sebuah inisiatif UNESCO Jakarta sejak 2017 yang bertujuan untuk mengembangkan
wirausahawan muda di sekitar situs-situs warisan budaya melalui perpaduan antara warisan budaya dan kreativitas. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Borobudur #Magelang #pemberdayaan ekonomi masyarakat #BNP Paribas #Pelestarian Warisan Budaya #Mungkid #unesco jakarta