MUNGKID - Nasib sial menimpa warga Dusun Pucungan RT 02/RW 02, Candirejo, Borobudur bernama Sigit Susilo Hartanto, (57).
Enam kambingnya raib dicuri maling. Padahal, satu dari enam kambing itu hendak digunakan untuk kurban pada Idul Adha mendatang.
Kandang tersebut letaknya persis di tepi jalan, berada di seberang rumah Sigit. Meski agak menjorok ke dalam, tidak ada penjaga maupun pemilik yang mengawasi kandang tersebut.
Istri Sigit, Sukaryati, (51) menjelaskan, enam kambing miliknya raib dicuri maling pada Selasa (11/6/2024) dini hari sekitar pukul 02.30.
Namun, sang suami baru mengetahuinya sekitar pukul 05.20 usai salat subuh di masjid. Pun diketahui ternak tersebut telah dicuri setelah mendengar dua kambing kecil miliknya bersuara tidak seperti biasanya.
Suaminya lantas bergegas melihat kondisi kandang dan kaget, begitu mengetahui kandangnya kosong. Enam dari delapan kambingnya tidak ada di dalam kandang.
Bahkan, pintu belakang kandang itu rusak dibobol maling.
"Awalnya saya minta bapak (suaminya, Red) untuk mengecek kambing ke kandang. Nggak tau nggembreng, kok isuk-isuk nggembreng. Ternyata yang enam (ekor kambing) sudah tidak ada," jelasnya saat ditemui.
Enam ekor kambing yang dicuri itu, empat di antaranya indukan dan tengah mengandung. Sementara dua lainnya merupakan pejantan. Bahkan, dua dari enam itu jenisnya etawa.
Dia menyebut, rencananya seekor kambing itu bakal digunakan untuk kurban pada Idul Adha nanti. Begitu mengetahui kambingnya kemalingan, Sigit segera melaporkannya kepada polisi.
"Dari CCTV, ada mobil yang berhenti di depan, tapi tidak kelihatan pelat nomornya," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Borobudur AKP Marsodik mengatakan, pencurian hewan ternak berupa kambing itu tengah dalam proses penyelidikan.
"Ada enam ekor. Dua jantan dan empat betina yang ternyata dalam keadaan mengandung," katanya.
Pemilik kambing bernama Sigit itu baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 usai salat subuh di masjid. Sigit menengok di kandang yang berada di seberang rumah dan ternyata enam ekor kambingnya sudah tidak ada.
Terkait kejadian tersebut, Marsodik mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
Terlebih, pencurian hewan ternak menjelang Idul Adha, marak terjadi. "Selalu tingkatkan pengawasan dan menjaga lingkungannya masing-masing," imbaunya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita