Mereka dinobatkan pada Sabtu (18/5) malam pada momen Grand Final Bagus Roro 2024.
Mualif dan Galuh menjadi pemenang setelah menyisihkan 28 peserta lain.
Bagus Purworejo 2024 Mualif Sulistio merupakan siswa dari SMA N 10 Purworejo dan Roro Purworejo 2024 Galuh Dhinar Divanka merupakan mahasiswi Universitas Gadjah Mada.
Saat ditanya terkait hal yang akan dilakukan setelah menjadi Bagus Roro Purworejo, mereka sepakat untuk mempromosikan dan mengembangkan potensi Kabupaten Purworejo khususnya di bidang pariwisata.
"Saya ingin menginformasikan dan mengajak masyarakat untuk lebih melek dan peduli terhadap pariwisata yang ada di sekitar, dengan menerapkan prinsip wisata berkelanjutan," ungkap Mualif, Sabtu (18/5) malam usai penobatan.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Galuh, dia bertekad untuk mengenalkan atau mempromosikan pariwisata di Kabupaten Purworejo ke masyarakat luas.
"Harapannya bisa sampai ke kancah nasional bahkan internasional. Bukan hanya pariwisatanya saja, tetapi juga kebudayaannya," kata Galuh.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho menyampaikan, proses pemilihan Bagus Roro Purworejo 2024 sangat panjang, dimulai sejak Januari 2024 lalu.
Hingga pada akhirnya terpilih 15 pasang Bagus dan Roro Purworejo sampai pada grand final.
Ajang Bagus Roro Purworejo digelar bertujuan memilih duta terbaik untuk mempromosikan potensi daerah.
Baca Juga: Jambore Sosial PSKS DIY 2024, Upaya Peningkatan Kapasitas Pelayanan Sosial di Masyarakat
"Kami menyiapkan putra putri daerah untuk mempromosikan potensi yang ada di Purworejo. Bukan hanya pariwisata, tetapi juga UMKM, craft, seni budaya, dan sebagainya," kata Aan.
Terlebih, Kabupaten Purworejo menjadi daerah sangat strategis dibawah koordinasi badan Otorita Borobudur.
Dikatakan, Purworejo merupakan daerah strategis dan memiliki banyak destinasi wisata.
Untuk itu, perlu duta untuk membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan wisata yang ada.
"Sehingga penting untuk mempersiapkan segala sesuatunya melalui duta-duta wisata daerah," sebut dia.
Sementara, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan, para finalis Bagus Roro telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat.
Menurutnya, para finalis merupakan duta-duta budaya dan pariwisata yang akan membawa nama baik Purworejo ke kancah yang lebih luas.
"Ajang pemilihan Bagus Roro merupakan salah satu ajang yang sangat bermanfaat dalam upaya untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan serta pariwisata daerah kita," tuturnya.
Dia berharap, ajang Bagus Roro tidak hanya sebagai agenda tahunan saja tetapi dapat mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kepercayaan diri para peserta khususnya generasi muda Kabupaten Purworejo.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pemilihan ini. Semua adalah pemenang dan harapan masa depan daerah," tandas dia.
Editor : Bahana.