MUNGKID - Sebuah benda diduga mortir ditemukan di gudang rongsok.
Tepatnya di Dusun Nglawisan, Tamanagung, Muntilan.
Benda itu ditemukan oleh seorang karyawannya bernama Lilik Riyanto.
Namun, hingga saat ini, belum ada yang berani mengevakuasi benda tersebut dan tengah menunggu tim Gegana Polda Jawa Tengah.
Pantauan di lokasi, gudang rongsok itu dipasang garis polisi.
Benda yang diduga mortir letaknya di dekat roda sepeda dan berukuran kecil.
Setelah penemuan tersebut, seluruh aktivitas di gudang rongsok itu diminta berhenti guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Pemilik gudang rongsok Ivan Setiawan menjelaskan, benda diduga mortir itu ditemukan oleh seorang karyawannya sekitar pukul 10.00 WIB.
"Saat mau menaikkan barang ke atas truk, karyawan saya (Lilik) menemukan benda yang diduga mortir," ungkapnya di lokasi, Selasa (14/5/2024).
Begitu mendapat informasi penemuan itu, dia segera melaporkannya kepada bhabinkamtibmas. Agar segera menindaklanjuti dan mengamankannya.
Sebab, Ivan juga tidak mengetahui mortir itu dalam keadaan masih aktif atau tidak.
Dia menyebut, benda diduga mortir itu semula berada di dalam karung.
Baca Juga: Resep Ayam Chilli Padi: Cara Mudah Membuat Hidangan Pedas yang Menggugah Selera
Karena setiap karung harus disortir terlebih dahulu sebelum dikirim ke Jakarta.
Begitu karyawannya membongkar karung itu, ada sebuah benda yang bentuknya mirip mortir.
Ivan menambahkan, mortir itu berukuran sekitar 15 sentimeter, sudah berkarat, dan tampak keropos.
"Bentuknya seperti mortir pada umumnya. Seperti pipa, ujungnya runcing, dan memiliki empat kaki. Perkiraan dari mana, saya kurang tahu," bebernya.
Dia baru kali pertama menemukan benda diduga mortir di antara tumpukan rongaok besi.
Meski karyawannya tidak takut saat menemukan, namun dia khawatir jika berisiko dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Mending lapor saja dan aktivitas sementara berhenti dulu," imbuhnya.
Seorang karyawan bernama Lilik Riyanto menyebut, saat itu dia tengah menyobek karung berisi rongsok besi. Tiba-tiba, benda yang diduga mortir, jatuh begitu saja. "Biasa saja (tidak kaget). Terus saya bilang ke pemilik gudang,"
Hingga berita ini diturunkan, benda diduga mortir itu belum dievakuasi. Karena maaih menunggu dari tim Gegana Polda Jawa Tengah. (aya)
Editor : Meitika Candra Lantiva