Mobil dengan berbagai merek ini menyusuri rute dengan titik awal di alun-alun, menuju Jogja, lalu finis di depan Mapolres Magelang Kota.
Sebagai upaya promosi wisata.
Rally mobil kuno ini menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) dan Pemkot Magelang.
Tahun ini, kegiatan tersebut dihelat dua hari. Hari pertama rally menuju Jogja dan hari kedua keliling kawasan Magelang raya.
Pembina PPMKI Jawa Tengah Johnny Pramoedito menyebut, rally ini diikuti oleh 185 mobil kuno dengan jumlah peserta kurang lebih 450 orang.
Adapun pesertanya berasal dari Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Semarang, Magelang, dan lainnya.
Dia menyebut, selain untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Magelang, PPMKI turut mempromosikan wisatanya.
"Ada salah satu teman dari Mojokerto yang sempat berucap sudah 32 kali datang ke Magelang. Jadi, (rally) kami (sudah digelar) sejak tahun 1990-an," ujarnya, Sabtu (11/5/2024).
Johnny mengatakan, hari pertama, rute yang ditempuh adalah dari alun-alun menuju Jogja, lalu finis di depan Mapolres Magelang Kota.
Sorenya, beberapa mobil kuno dipajang di depan mapolres. Sebagai sarana edukasi memperkenalkan aneka mobil dari tahun ke tahun.
Ketua Umum PPKMI Roni Arifudin mengutarakan, kegiatan ini menjadi ajang para peserta untuk menyalurkan hobi.
Baca Juga: Di balik Keindahan Merapi di Bunker Kaliadem Sleman Yogyakarta, Terdapat Kisah Pilu dan Kelam
Baca Juga: Kursi Pentil Masih Banyak yang Cari, Kebanyakan untuk Kafe dan Restoran
Sekaligus memelihara dan merawat mobil yang bisa dikatakan memiliki nilai heritage.
"Ini (kegiatan) juga sebagai imbauan kepada teman-teman agar mobilnya dirawat dan laik jalan," ungkapnya.
Kendati demikian, tidak sedikit peserta yang sudah menyiapkan mobilnya satu tahun sebelum gelaran tersebut dihelat.
"Mereka biasanya merestorasi mobil masing-masing untuk tahun berikutnya agar bisa mengikuti rally di Kota Magelang," imbuhnya.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengatakan, rally ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta.
Utamanya merrka yang mempunyai komitmen tinggi dalam merawat benda-benda yang memiliki sejarah, seperti mobil kuno.
Di satu sisi, rally mobil kuno ini menjadi bagian dari promosi wisata. Dengan begitu, dapat mendongkrak perekonomian di Kota Magelang.
"Acara ini memang luar biasa dan saya sangat bahagia. Kami sambut (peserta) dengan tangan terbuka," katanya.
Peserta asal Solo Wawan Santoso, 41 mengatakan, setiap tahunnya, dia selalu mengikuti rally mobil kuno di Kota Magelang.
Adapun jenis mobil yang digunakan yakni Dodge Deluxe buatan Amerika tahun 1948.
Wawan sudah memiliki mobil tersebut sekitar sepuluh tahun lamanya. Soal perawatan, dia kerap merestorasi mobilnya agar siap jalan.
"Perawatannya seperti mobil-mobil pada umumnya. Yang penting rutin cek oli, air, instalasi rem, kelistrikan, dan lainnya," ungkapnya.
Editor : Bahana.