MUNGKID - Menjelang perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024, sejumlah homestay dan balai ekonomi desa (balkondes) di kawasan Borobudur, sudah banyak yang dipesan.
Khusus untuk homestay pada 23 Mei 2024, okupansinya mencapai lebih dari 80 persen.
Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur Muslih mengutarakan, perayaan Waisak yang dipusatkan di Candi Borobudur, praktis berdampak baik terhadap penginapan.
Baca Juga: Pemprov DIY Bentuk OPD Baru Urus 3 Fungsi Pecahan Dari Biro Tapem, Ini Tanggapan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X
"Alhamdulillah yang booking sampai saat ini, sudah lebih dari 80 persen," bebernya, Minggu (5/5/2024).
Dia menyebut, total ada sekitar 185 kamar homestay yang tersebar di kawasan Borobudur. Lebih dari 160 kamar sudah dipesan.
Sehingga masih menyisakan sekitar 25 kamar. Dia memprediksi, seminggu menjelang hari H, seluruh kamar akan terisi.
Muslih mengatakan, tamu yang memesan rata-rata berasal dari Jawa Tengah.
Baca Juga: Sasar Ratusan Titik, Padat Karya di Sleman Dilaksanakan Empat Tahap, Berikut Rinciannya...
"Mereka (pesan kamar) kayaknya mau ikut festival lampion. Saya lihat dari reservasi, kebanyakan masih muda dan ada juga yang rombongan keluarga," kata dia.
Terlebih, lanjut dia, festival lampion menjadi satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung saat perayaan Waisak.
Namun, tidak sedikit umat Buddha dari beberapa daerah yang turut memesan homestay.
Muslih mengatakan, pesanan homestay itu sudah didapat sejak pertengahan April 2024. Length of stay masing-masing tamu pun, berbeda.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Suka Bikin Hidup Rumit Sendiri Terutama Soal Percintaan! Apakah Kamu Salah Satunya?
Tapi, kebanyakan hanya pesan dua hari satu malam. Per malamnya, pengelola homestay bisa mematok tarif mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.
Namun, kata Muslih, ada juga tamu yang pesan sejak Senin (21/5/2024) dan akan check out pada Kamis (24/5/2024).
"Saat ini sudah ada sekitar 80 persen kamar homestay yang terisi. Kalau rombongan, sudah susah mencari, tapi kalau perorangan atau keluarga kecil, masih bisa cari (kamar)," sebutnya.
Sementara itu, Pemilik Homestay Anugrah Borobudur Puguh Tri Warsono menuturkan, ada 18 kamar yang sudah dipesan pada hari H perayaan Waisak.
Bahkan, dipesan sejak sebulan lalu. Mereka kebanyakan memesan mulai Senin (20/4/2024) sampai Jumat (24/4/2024).
Begitu pula dengan homestay lain. Pemesan, lanjut dia, kebanyakan berasal dari Jakarta. Tapi, ada juga dari Thailand.
"Untuk dari Thailand ada enam orang, pesan tiga kamar. Mereka rata-rata umat Buddha dan biksu," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Supervisor Balkondes Ngadiharjo Ahmad Syaiful Huda mengatakan, tamu yang memesan kamar rata-rata dari luar kota.
Ada yang memesan satu hingga dua malam.
"Kami ada 12 kamar. (Pemesanan) full 100 persen pada 23 dan 24 Mei. Kebanyakan pesan online," paparnya.
Baca Juga: Lowongan Panwascam Lur! Bawaslu Purworejo Buka Pendaftaran, Segini Yang Dibutuhkan
Syaiful menyebut, harga per kamar di Balkondes Ngadiharjo berkisar antara Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu.
"Sampai sekarang masih ada yang mencari (kamar) sampai nolak. Itu berlaku untuk teman-teman balkondes lain rata-rata sudah penuh untuk tanggal itu (23 dan 24 Mei)," imbuhnya.
Editor : Bahana.