Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sampai Tahap Pelengkapan Dokumen, TPST Sanggrahan Dapat Difungsikan Akhir 2026

Retno Nawangwulan • Sabtu, 20 April 2024 | 19:31 WIB
Sekertaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung Anggit Triwahyu
Sekertaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung Anggit Triwahyu

RADAR JOGJA-Progres tempat pembuangan akhir (TPA) di Sanggrahan  menjadi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) saat ini sudah memasuki tahap pemenuhan dokumen. Yakni salah satunya adalah lingkungan.

“Sudah kita sampaikan ke kementrian dan mungkin April atau Mei 2024 tim konsultan turun ke lapangan. Kita sudah siapkan dokumennya,” jelas Sekertaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung Anggit Triwahyu.

Baca Juga: Mengenal Arti Kata Healing Time di Kalangan Anak Muda Zaman Sekarang

Ia juga menyampaikan, bahwa pada bulan Oktober atau November 2024 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pembakb) Temanggung dengan pemerintah pusat akan melakukan persetujuan pinjaman. Kemudian dilanjutkan dengan proses lelang untuk pekerjaan fisik.

“Mungkin paling cepat April 2025 ada peletakan batu pertama. Diperkirakan waktu pembangunan 15 bulan, efektif TPST bisa berjalan akhir 2026,” ungkapnya.

Baca Juga: Selama Lebaran Terdapat Delapan Balon Udara di Runway Bandara YIA, Ukurannya sampai 10 Meter 

Menurutnya, jika sudah dibangun dan beroperasi, maka kapasitas volume TPST tersebut sudah dihitung hingga 289 desa.

“Sudah kita hitung kapasitas TPST bisa melayani untuk seluruh kabupaten. Sebanyak 289 desa” jelasnya.

Nantinya, TPST tersebut akan menghasilkan produk sampingan berupa bahan bakar alternatif. Yaitu refuse derived fuel (RDF). 

Baca Juga: Julian Nagelsman Memilih Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Jerman Daripada Kembali ke Bayern Munich

“Di TPST nanti disiapkan 2 RDF, yang bentuknya curah dan ada yang briket. Nanti teman-teman industri kayu mungkin lebih ke curah. Produksi sekitar 65-70 ton perhari,” tambahnya melansir dari laman Radar Magelang. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#terpadu #tempat #Pengolahan #Sampah #temanggung