Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo selaku Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T) PSN Bendungan Bener masih proses satu desa lagi yakni Desa Wadas.
Kepala BPN Purworejo Andri Kristanto menyebutkan, delapan desa tersebut antara lain tiga desa di Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo yaitu Desa Gadingrejo, Burat, dan Kepil.
Kemudian, lima desa di Kabupaten Purworejo yaitu Desa Kemiri (Kecamatan Gebang) serta Desa Guntur, Nglaris, dan Limbangan (Kecamatan Bener).
"Tinggal satu desa lagi yaitu Desa Wadas. Ini masih proses, rencananya kami akan menyerahkan ke BBWSSO pada 26 April 2024 mendatang," ujar Andri Selasa (2/4).
Jika berkas Desa Wadas sudah diserahkan, kata dia, proses pengadaan tanah Bendungan Bener selesai 100 persen.
Terakhir, dia menyerahkan berkas hasil pengadaan tanah milik Desa Guntur pada Senin (1/4).
Yakni, sebanyak 1.678 bidang untuk lokasi main dam Bendungan Bener yang berfungsi untuk menampung air waduk dari Sungai Bogowonto.
Sementara, untuk Desa Wadas sendiri ada 769 bidang yang saat ini berkas masih proses untuk diserahkan ke BBWSSO.
"Untuk enam bidang tanah di Desa Wadas yang dikonsinyasi tidak masalah, berkas tetap kami lampirkan saat penyerahan berkas," sambung dia.
Diketahui, total keseluruhan bidang tanah untuk pembangunan PSN Bendungan Bener ada 3.623 bidang.
Yakni, tersebar di sembilan desa antara lain Desa Gadingrejo, Burat, dan Kepil (Kecamatan Kepil, Wonosobo). Kemudian, Desa Kemiri (Kecamatan Gebang) serta Desa Guntur, Nglaris, Wadas dan Limbangan (Kecamatan Bener).
PPK Bendungan Bener M. Yusar Yahya menyampaikan, dari sembilan desa tersebut tidak ada desa yang masuk genangan.
Baca Juga: Suka Menangis Bukan Berarti Cengeng! Jarang Diketahui, Ternyata Menangis Memiliki Banyak Manfaat
Adapun yang masuk genangan adalah wilayah hutan di Desa Guntur, Nglaris dan Limbangan (Kabupaten Purworejo).
"Kalau yang Wonosobo wilayah hutan di Desa Gadingrejo, Burat, dan Kepil," terang dia.
Nantinya, bendungan tertinggi di Indonesia itu bertipe urukan baru membran beton dengan ketinggian 169 meter.
Dengan timbunan batu yang diambil dari Desa Wadas sebanyak 8,6 juta meter kubik. Serta, volume air bendungan yaitu 90,3 juta kubik dengan luas genangan 313 hektare.
Editor : Bahana.