Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Musrenbang Penyusunan RPJPD 2025-2045 dan RKPD 2025, Bayangkan Purworejo 20 Tahun ke Depan

Jihan Aron Vahera • Rabu, 27 Maret 2024 | 11:30 WIB
SAMBUT HARI JADI: Grup kesenian gejog lesung dari Kecamatan Butuh saat tampil dalam Parade Budaya Purworejo di Kompleks Alun-Alun Purworejo, kemarin (2/10) siang.(Foto:Budi Agung/Radar Jogja)
SAMBUT HARI JADI: Grup kesenian gejog lesung dari Kecamatan Butuh saat tampil dalam Parade Budaya Purworejo di Kompleks Alun-Alun Purworejo, kemarin (2/10) siang.(Foto:Budi Agung/Radar Jogja)

 

RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo gelar musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) dalam rangka penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025-2045 dan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Purworejo 2025, Selasa (26/3).

 

Musrenbang tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Purworejo, DPRD Purworejo, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, dan sebagainya.

 

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan, musrenbang tersebut berkaitan dengan penyusunan RPJPD Kabupaten Purworejo 2025-2045 yang nota kesepakatannya telah ditandatangani antara Bupati Purworejo dengan Ketua DPRD Kabupaten Purworejo pada 11 Januari 2024 lalu.

Di samping itu, sosok Pejuang menggambarkan seseorang yang tidak mudah putus asa, konsisten dalam mencapai tujuan yang ditargetkan, bekerja tanpa pamrih, dan memperlihatkan dirinya berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya.

 

Visi Maju berarti bahwa Kabupaten Purworejo memiliki kondisi ekonomi yang produktif dan inklusif melalui pemanfaatan teknologi terkini dan inovatif, serta diiringi dengan penyediaan infrastruktur cerdas.

Lalu, sejahtera berarti Kabupaten Purworejo memiliki kondisi masyarakat yang sehat, cerdas, berbudaya, serta tercukupi kebutuhan dasarnya bagi semua kalangan.

 

Selanjutnya, berkelanjutan berarti Kabupaten Purworejo memiliki kondisi lingkungan yang lestari dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, infrastruktur yang terintegrasi dan dapat memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan perekonomian.

Selain itu, pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara bijaksana dengan mempertimbangkan keberlangsungan generasi yang akan datang.

 

"Berdaya Saing berarti Kabupaten Purworejo memiliki kekuatan dan keunggulan produktivitas wilayah didukung melalui tata kelola pemerintahan yang baik," jelasnya.

 

Adapun misi pembangunan jangka panjang tersebut antara lain, meningkatkan produktivitas dan inklusivitas perekonomian daerah, meningkatkan daya saing SDM dan kualitas sosial masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana, mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang agile, adaptif, dan kolaboratif, serta meningkatkan pemerataan, aksesibilitas, konektivitas, serta keterpaduan infrastruktur wilayah.

 Baca Juga: 22 Perusahaan Diadukan ke Posko Aduan THR Tahun Lalu, Disnakertrans Bantul Awasi Ketat Pemberian THR Tahun Ini

Yuli berharap, visi dan misi pembangunan tersebut dapat tercapai. Dia menyakini, dengan kerja keras dan kesungguhan kerja dan kontribusi dari berbagai pihak, visi misi tersebut dapat tercapai.

 

Sementara, musrenbang tersebut dilaksanakan juga dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Purworejo 2025 yang merupakan pelaksanan tahun ke empat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purworejo 2021-2026. 

"Tema RKPD Kabupaten Purworejo 2025 adalah mewujudkan Purworejo berdaya saing," kata dia.

 

Tema itu dicapai melalui lima prioritas daerah yaitu, pemantapan pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan, perwujudan keberlanjutan lingkungan hidup dan pemantapan ketahanan bencana, pemantapan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia, pemantapan percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta perwujudan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, kapabel, prima, dan transparan.

 Baca Juga: Setelah Sukses Diujicobakan di Solo, Teknologi VAR Akan Diterapkan pada Championship Series Liga 1

Kabupaten Purworejo memiliki tujuh Indikator Kinerja Utama (IKU) yang akan ditargetkan pencapaiannya pada 2025. Di antaranya, indeks pembangunan manusia (IPM) dengan target 74,57, angka kemiskinan dengan target 10,22 - 9,04, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dengan target 3,11 persen, pertumbuhan PDRB

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan target 3,46 persen, pertumbuhan ekonomi dengan target 5,16 - 6,16 persen, indeks reformasi birokrasi dengan target 76, serta indeks risiko bencana dengan target 124,57. (han)

Editor : Heru Pratomo
#pemkab #RKPD #rpjpd 2025-2045 #Purworejo