Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laris Manis selama Ramadhan, Degan Wulung dari Kebumen Dikirim hingga Jogja

Muhammad Hafied • Jumat, 22 Maret 2024 | 04:25 WIB
Air kelapa sebagai minuman pengganti cairan tubuh selama berpuasa
Air kelapa sebagai minuman pengganti cairan tubuh selama berpuasa

 

RADAR JOGJA - Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah membawa keberuntungan tersendiri bagi penjual kelapa muda.

Mereka ketiban untung lebih seiring banyaknya permintaan selama bulan puasa. Omzet yang dihasilkan pun naik hingga berkali lipat.

Penjual kepala muda Kiniugiono, 43, mengaku, laku bisnis kelapa muda bertepatan dengan ramadan memang cukup menjanjikan.

Bahkan, dia kerap kewalahan untuk mencukupi begitu banyak permintaan kelapa muda. Stok barang kadang susah.

"Otomatis saya harus cari dari ujung utara sampai selatan Kebumen supaya pelanggan tidak kabur," kata warga Desa Trikarso, Kecamatan Sruweng itu, Selasa (19/3).

Ugiono mengungkapkan, menggeluti bisnis kelapa tidak begitu mudah. Selain harus menjaga kepercayaan pembeli, dia juga terkadang dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.

Kondisi ini tentu memberikan pengaruh dari segi penjualan. Namun begitu, bisnis ini tetap dia lakoni bertahun-tahun karena hasil keuntungan terbilang cukup besar.

"Harga dari saya Rp 4.000. Tapi itu juga tergantung barang. Kalau sudah bakulan atau jualan ecer itu Rp 8.000, kota besar malah bisa Rp 10.000," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mencatat ada kenaikan omzet cukup signifikan selama ramadan tahun ini. Jika biasanya dia hanya mampu menjual sekitar 600 buah, tapi sekarang tembus hingga 800 buah kelapa muda.

Selain Kebumen, dia juga rutin mengirim kelapa muda ke berbagai daerah. Mulai dari Semarang, Solo, Kudus, Jogja hingga Boyolali. Biasanya pesanan kelapa muda dia kirim ke kota besar setiap sekali dalam sepekan.

"Pengepul sana yang ambil ke Kebumen. Saya cuma cari barang (kelapa muda) aja. Sampai sana baru droping ke bakulan," jelasnya.

Penjual lain Suharno, 43, menyampaikan, kelapa muda yang paling banyak diburu adalah jenis wulung.

Masyarakat banyak mencari kelapa muda jenis ini karena dianggap banyak mengandung khasiat bagi kesehatan.

"Degan wulung atau kulit dalam merah. Orang tua sama ibu hamil biasanya pesan langsung lima buah. Ya senang aja," bebernya.

Dia bersyukur, cuaca pada ramadan tahun ini cukup mendukung untuk berjualan kelapa muda. Kondisi ini dianggap sangat menguntungkan bagi penjual kelapa muda.

"Kalau lagi panas ikut laris. Ya walaupu hujan tetap laku, tapi tidak begitu pas musim panas," tuturnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#degan wulung #kebumen #kelapa muda #ramadhan