Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Bank Bapas 69 saban Ramadhan. Santunan itu dihimpun dari iuran pegawai.
Direktur Utama Bank Bapas 69 Rohmad Widodo mengutarakan, santunan ini menyasar warga sekitar yang membutuhkan dan 36 panti asuhan maupun ponpes di kota dan Kabupaten Magelang.
“Biasanya, santunan ini dilaksanakan dua kali dalam setahun. Saat Ramadhan dan ulang tahun Bank Bapas 69,” ujarnya, Jumat (15/3/2024).
Santunan tersebut, kata dia, sebagai ungkapan syukur sekaligus menjadi kewajibannya untuk saling berbagi kepada yang berhak.
Besaran beras yang diterima berbeda-beda. Adapun warga sekitar mendapatkan beras masing-masing 5 kilogram (kg). Jumlahnya lebih dari 30 orang.
Kebanyakan merupakan seorang manol atau penawar jasa angkutan di depan kantor utama.
Sebab menurutnya, para manol itu secara tidak langsung turut berkontribusi untuk menjaga keamanan kantor. Sementara untuk panti asuhan maupun ponpes rata-rata mendapat 100 kg.
Rohmad menyebut, santunan berupa beras ini merupakan iuran rutin dari para pegawai. Setiap bulan, mereka secara suka rela menyisihkan 2,5 persen dari gajinya.
Yang mana bakal dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. “Karena kami mempunyai kewajiban untuk menyalurkannya,” ungkap dia.
Sementara itu, penerima santunan Sri Wahyuningsih mengaku senang mendapatkan beras dari Bank Bapas 69.
Apalagi saat ini harga beras masih cukup tinggi. “Alhamdulillah bisa (dimanfaatkan) untuk kebutuhan puasa,” bebernya.
Editor : Bahana.