Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Para Siswa Menangis Histeris hingga Meneriakkan Nama yang Tidak Dikenal! Begini Kronologi Kesurupan Massal di SMPN 8 Solo

Retno Nawangwulan • Kamis, 29 Februari 2024 | 20:33 WIB
Pintu Gerbang SMPN 8 Solo
Pintu Gerbang SMPN 8 Solo

RADAR JOGJA - Puluhan siswa SMPN 8 Solo secara tiba-tiba mengalami kesurupan massal. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, 28/02/2024 siang ,saat kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung.

Baca Juga: Woww! NASA Segera Luncurkan LignoSat, Satelit Kayu Ramah Lingkungan Pertama di Dunia!

Wahyu Prihatin Sayekti, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan mengungkapkan, bahwa kesurupan massal yang menimpa para siswa tersebut terjadi secara acak. Mulai dari kelas VII hingga kelas IX. Menimpa sekitar 10 anak.

Baca Juga: Ikan Zebra: Bintang Baru dalam Penelitian Medis yang Mengungkap Rahasia Penyakit Manusia

“Anak yang pertama itu sepertinya hanya menangis kemudian ditolong temannya karena merasa iba (kasihan-red). Temannya yang menolong lalu ikut menangis akhirnya itu berkesinambungan,” ungkap Wahyu, melansir dari laman radarsolo.com.

Baca Juga: Bambu: Pilar Keseimbangan Lingkungan dan Kekayaan Multifungsi untuk Masa Depan

Wahyu juga menerangkan, bahwa siswa yang tergabung dalam ekstakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) ikut menolong. Namun Sebagian dari mereka malah ikutan menangis.

“Nah ini, salah satu anak yang terampil menolong di aula malah kena juga,” ucap Wahyu.

Baca Juga: Kasus Mutilasi Mahasiswa UMY Jogja: Waliyin-Ridduan Divonis Mati Majelis Hakim, Terdakwa Nyatakan Pikir-Pikir

Diketahui bahwa kejadian itu bermula ketika siswa tersebut melamun hingga akhirnya berteriak histeris. Mereka kemudian meneriakkan nama-nama yang tidak dikenal. Tangisan mereka juga tidak terdengar seperti suara tangisan orang normal.

Wahyu menjelaskan bahwa penanganan pertama dilakukan dari guru agama. Kemudian akhirnya melibatkan lebih banyak guru lain, termasuk dirinya. Sebagian siswa dibawa ke UKS (usaha kesehatan sekolah). Sedangkan Sebagian lainnya dibawa ke ruang BK (bimbingan dan konseling), dan juga aula.

Baca Juga: Ancaman Serius bagi Kesehatan! Dampak Terlalu Sering Konsumsi Minuman Berpemanis pada Tubuh yang Perlu Diketahui!

Melihat kondisi siswa yang menjadi tidak kondusif, serta banyaknya guru yang terlibat dalam penanganan, maka pihak sekolah pun memutuskan untuk memulangkan para siswa lebih awal. Mereka juga mengkhawatirkan apabila dibiarkan terlalu lama, akan ada lebih banyak siswa yang ikut kesurupan.

Wahyu memastikan bahwa seluruh siswa sudah dalam kondisi tenang dan pulang dijemput oleh orang tua mereka masing-masing. Sedangkan para guru melakukan rapat guna menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Dirinya juga menambahkan, bahwa sekolah akan mengadakan pengajian pada hari Jumat, 01/03/2024 mendatang. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin
#massal #Solo #kesurupan #SMP