RADAR JOGJA - Angka partisipasi pemilih di Kabupaten Magelang pada pemilu 2024 ini mencapai 89 persen. Jumlah itu telah melampaui target yang ditetapkan, yakni 86 persen. Menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pemilu semakin tinggi. Kendati begitu, masyarakat juga harus legawa terkait hasil pemilu yang telah berjalan.
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto menilai, tahapan pelaksanaan pemilu 2024 di Kabupaten Magelang secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar dan sukses. Meski ada lima tempat pemungutan suara (TPS) yang menggelar pemungutan suara ulang (PSU). Namun, hal itu bukan menjadi masalah yang besar.
Dia pun bersyukur lantaran angka partisipasi pemilih di wilayahnya cukup tinggi. Hal itu tak lepas dari peran masyarakat untuk turut serta menyukseskan pesta demokrasi. “Alhamdulillah dari target ada peningkatan. Targetnya 86 persen, tapi terlampaui menjadi 89 persen,” paparnya usai membuka rapat pleno, Rabu (28/2).
Dalam kesempatan itu, Sepyo menekankan kembali pentingnya menjaga suasana yang kondusif dan menghormati perbedaan pendapat. Menurutnya, dalam demokrasi, perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat agar memastikan proses rekapitulasi penghitungan suara berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik mengatakan, rapat pleno ini digelar selama empat hari untuk merekap hingga menetapkan hasil penghitungan di tiap-tiap kecamatan. “Hari pertama ini enam kecamatan (merekap penghitungan suara), besok 8 kecamatan, dan hari ketiga sisanya. Hari terakhir untuk merapikan dokumen, penandatanganan, penutupan, dan penetapan,” ujarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo