Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Capaian Sub PIN Polio Tinggal Tiga Persen Lagi

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 29 Februari 2024 | 07:10 WIB
Seorang anak saat menerima vaksin polio di Balaidesa Wonoroto, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, beberapa waktu lalu.
Seorang anak saat menerima vaksin polio di Balaidesa Wonoroto, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, beberapa waktu lalu.

RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Purworejo targetkan capaian imunisasi polio pada Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 di Kabupaten Purworejo sebesar 95 persen. Per Selasa (27/2), capaiannya sudah tembus 92,2 persen baik dosis pertama dan kedua.


Sub Koordinator Pencegahan Penyakit dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (Subkor P3 KLB) Dinkes Kabupaten Purworejo Ernaningsih menyampaikan, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai. "Target kami seperti target nasional 95 persen," ujarnya kemarin (27/2).


Dikatakan, pelaksanaan Sub PIN Polio sudah masuk putaran kedua yang berlangsung sejak 19 Februari hingga 2 Maret mendatang. "Saat ini kami lakukan sweeping agar menjangkau anak yang belum tervaksin untuk memperluas cakupan vaksinasi," imbuhnya.


Sebab, belum tentu semua anak dapat tervaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan. Misalnya, karena sakit sehingga harus ditunda, sedang keluar kota, dan sebagainya. "Bidan desa juga ada yang door to door," ungkap dia.


Sementara, ada kendala lain yang dihadapi yakni karena orang tua menolak anaknya untuk diimunisasi. Namun, hal tersebut tidak banyak. "Ada yang biasanya menolak rutin (vaksin rutin) tapi saat Sub PIN Polio ini pada mau," sambungnya.


Pengelola Program Imunisasi, Dinkes Purworejo Nur Fadhilah menambahkan, untuk sasaran penerima vaksin polio dibagi tiga kategori. Yaitu, sasaran usia 0-59 bulan sebanyak 42.723 anak, usia 5 sampai kurang dari 7 tahun sebanyak 17.247 anak, dan sasaran usia 7 tahun sebanyak 11.894 anak.


"Untuk capaiannya, usia 0-59 bulan yakni dosis 1 sebanyak 1.064 anak dan dosis dua 39.121 anak. Cakupan kumulatifnya 91,6 persen," jelasnya. Kemudian, usia 5 sampai kurang dari 7 tahun, dosis 1 sebanyak 184 anak dan dosis dua 15.601 anak dengan capaian kumulatif yaitu 90,5 persen.


Selanjutnya, capaian usia 7 tahun untuk dosis 1 sebanyak 136 anak dan dosis 2 sebanyak  11.559 anak dengan capaian kumulatif 97,2 persen. Secara keseluruhan sub pin untuk dosis 1 dan 2 sebesar dua 92,2 persen. "Untuk sasaran dosis pertama dan kedua sama. Tapi, untuk dosis kedua ini ada tambahan bayi yang baru lahir," sebutnya.


Nantinya, bayi yang bari lahir tersebut hanya mendapatkan dosis pertama saja. Seperti halnya, anak yang saat dosis pertama berusia 7 tahun, tapi saat dosis kedua sudah 7 tahun lebih tidak akan mendapatkan dosis kedua. "Karena itu sudah program dari pusat ya, jadi kami hanya mengikuti," lanjut dia.


Sub PIN Polio merupakan respon cepat terhadap kejadian luar biasa (KLB) polio karena beberapa waktu lalu saat ada temuan kasus lumpuh layuh akut (acute flaccid paralysis/AFP) akibat virus polio tipe dua. Akhirnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan Sub PIN Polio secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kabupaten Sleman, DIJ.


Hal tersebut untuk memutus mata rantai atau menanggulangi virus polio. Sebab, polio itu tidak ada obatnya, bisanya hanya fisioterapi. Itupun belum tentu sembuh tergantung tingkat keparahannya. (han/din)

Editor : Satria Pradika
#Sub PIN Polio #Purworejo