Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wilayah Kekuasaannya Hingga Adikarto, Ini Luas Puro Pakualaman yang Menjadi Istana Adipati Paku Alam

Amin Surachmad • Rabu, 10 Januari 2024 | 13:10 WIB

PENUH MANA: Bangunan utama di kompleks Puro Pakualaman Jogja.
PENUH MANA: Bangunan utama di kompleks Puro Pakualaman Jogja.

JOGJA - Puro Pakualaman Jogja sedang punya gawe. Adipati KGPAA Paku Alam X akan mengelar dhaup ageng putranya BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti.


Pernikahan agung itu diselenggarakan  Rabu (10)/1) hari ini. 

Puro Pakualaman sudah eksis sejak dahulu. Bagaimana sejarah Puro Pakualaman?

Baca Juga: Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, Luncurkan Awan Panas dan 41 Guguran Lava ke Kali Bebeng dan Kali Boyong


Dikutip dari jogjakota.go.id, Puro Pakualaman dikenal sebagai kompleks istana bagi keluarga Paku Alam. Adipati Pakualaman.


Selain itu, Puro Pakualaman juga sekaligus menjadi pusat pemerintahan Kadipaten Pakualaman.

Sedangkan Kadipaten Pakualaman merupakan salah satu dari empat kerajaan berstatus swapraja pada masa kolonial Belanda.

Baca Juga: Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Asia Kontra Iran, Timnas Indonesia Dibabat Lima Gol Tanpa Balas

Tiga ainnya adalah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Kasunanan Surakarta, dan Kadipaten Praja Mangkunegaran.

Wilayah kekuasaan Kadipaten Pakualaman sangat luas.

Di antaranya, kawasan sekitar Puro Pakualaman. Di mana, sekarang disebut sebagai Kapanewon Pakualaman.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Rabu 10 Januari, di Wilayah Kota Jogja, Tepatnya...

Selain itu, menguasai wilayah Adikarto. Yakni, sebagian wilayah yang berapa di Kulon Progo. Terutama wilayah sisi selatan.


Puro Pakualaman juga berkuasa di Karang Kemuning. Wilayah ini terdiri dari empat distrik
Yakni, Galur, Tawangharjo, Tawangsongko, dan Tawangkerto.

Baca Juga: Yenny Wahid Kepincut Jambu Kristal Pesisir Selatan Kebumen, Pemerintah Perlu Hadir untuk Memastikan Keberlangsungan Petani

Keempat wilayah ini berpusat di Brosot, seperti dikutip dalam buku yang ditulis Hadiyanta dan Pancaputra.

Puro Pakualaman dibangun di atas tanah seluas 54.238 meter persegi. Dibangun oleh Pangeran Notokusumo. 

Editor : Amin Surachmad
#Puro Pakualaman #notokusumo #Dhaup Ageng