Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diikuti 2.500 Peserta, Panitia KBM Dicap Amatiran

Satria Pradika • Selasa, 2 Januari 2024 | 12:05 WIB

 

 

SIAP: Peserta Kebumen Beach Half Marathon (KBM) 2023 menyusuri trek lari di sepanjang pinggir Pantai Pandan Kuning. 
SIAP: Peserta Kebumen Beach Half Marathon (KBM) 2023 menyusuri trek lari di sepanjang pinggir Pantai Pandan Kuning. 

RADAR JOGJA – Peserta kecewa dengan gelaran Kebumen Beach Half Marathon (KBM) 2023 di Pantai Pandan Kuning, Kebumen, pada Sabtu (30/12). Padahal KBM 2023 tersebut diikuti 2.500 peserta dari berbagai daerah. Bahkan delapan di antaranya pelari asing. Panitia pun dicap amatiran.

Bentuk kekecewaan itu diluapkan peserta lari ketika tiba di garis finis. Mereka memprotes panitia karena tak sedikit pelari salah jalur karena di sepanjang lintasan minim papan petunjuk arah.

Belum lagi, panitia juga dinilai abai lantaran tidak mampu mengkoordinir marshal atau petugas di titik persimpangan. Kondisi ini membuat pelari harus menempuh jarak lebih panjang dan menguras tenaga.

"Saya kecewa. Seharusnya saya podium satu. Tapi kondisi lintasan ditunjukan panitia arah salah. Kami berlari sampai 15 kilometer, sedangkan finis harusnya lima kilometer," kata Asep Kusnawan, pelari asal Jawa Barat.

Asep menyebut, akibat keteledoran panitia membuat kesempatan meraih podium hilang karena mereka berlari tak sesuai dari rute awal. Kekecewaan peserta semakin membuncah ketika mereka protes, justru dijawab ketus oleh panitia. "Semua pelari dirugikan. Kami minta hak. Pas konfirmasi ke panitia. Bilangnya itu risiko peserta," jelas Asep dengan nada kesal.

Hal senada diungkapkan Yanti, pelari asal Magelang. Ia tak habis pikir event bergengsi tersebut harus tercoreng gegara panitia kurang memperhatikan kondisi lintasan. Kekecewaan ini harus ia terima karena panitia terkesan masih amatir.

Padahal, kata ia, demi mengikuti gelaran lari tersebut peserta harus merogoh kocek regustrasi Rp 200 ribu khusus kelas 10 kilometer (K). Sedangkan kelas 21 K, biaya pendaftaran Rp 250 ribu dan 5 K seharga Rp 150 ribu. "Lombanya kacau, jelek sekali. Peserta depan nyasar, yang belakang ikut nyasar. Tidak ada tempat atau petugas check point," ungkapnya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyadari, KBM tahun ini masih banyak kekurangan. Ia sempat mendengar langsung keluhan dari peserta karena belum terlayani dengan baik. Pihaknya pun siap melakukan evaluasi terhadap panitia. "Kami menyadari kekurangan pasti ada. Keluhan dan unek-unek yang disampaikan peserta menjadi evaluasi yang baik buat kami berbenah," ucapnya. (fid/pra) 

 

Editor : Satria Pradika
#kebumen #lari #Beach Half Marathon