Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Relawan Jejaring Mamalia Teruji Evakuasi Hewan Laut Terdampar

Muhammad Hafied • Minggu, 31 Desember 2023 | 17:10 WIB

Aktivitas Relawan Jejaring Mamalia di Kebumen
Aktivitas Relawan Jejaring Mamalia di Kebumen

 

RADAR JOGJA - Para relawan Jejaring Mamalia Terdampar Kebumen selalu tampil paling depan ketika mendapati laporan peristiwa mamalia terdampar. Mereka telah teruji dalam aksi penyelamatan dan penanganan biota laut terdampar di sepanjang pesisir selatan.

Para relawan bentukan SAR Elang Perkasa ini sering viral karena aksinya dalam beberapa kesempatan. Terbaru, tim berhasil mengevakuasi seekor Hiu Paus Turul di Pantai Tlogodepok, Kecamatan Mirit.

Baca Juga: Mendag dan Mensesneg Jadi Saksi Pernikahan Putra Bupati Sleman Raudi Akmal

Jauh kebelakang, tim juga telah berhasil menangani berbagai peristiwa serupa. Seperti terdamparnya lumba-lumba jenis moncong panjang, paus sperma, hiu paus hingga penyu. Semua biota laut tersebut ditemukan di pesisir selatan Kebumen.

"Sistem kami swadaya. Siapa dapat laporan cepat dia berangkat. Tidak saling tunggu. Namanya juga relawan," kata anggota Jejaring Mamalia Terdampar Kebumen Anggit Sukmanto, Jumat (29/12).

Baca Juga: Paling Banyak di Stasiun Tugu Jogja, Sehari Jelang Tahun Baru Ada 51 Ribuan Pelanggan Kereta Api Naik dan Turun di Daop 6

Anggit mengungkapkan, menjadi tim relawan penyelamat mamalia bukan hal mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi di lapangan. Satu hal paling dikhawatirkan ketika mamalia terdampar adalah menjadi pusat perhatian masyarakat hingga berujung penjarahan bagian tubuh mamalia.

"Misal penanganan lambat itu rawan salah tindakan, bisa tidak sesuai prosedur penanganan. Maka relawan datang awal. Antisipasi potensi dijarah warga," jelasnya.

Baca Juga: Studi Baru: AI Bisa Prediksi Waktu Kematian Seseorang, Akurasi Hampir 80 Persen

Anggit menerangkan, Jejaring Mamalia Terdampar Kebumen sebenarnya terbentuk belum lama. Adapun jumlah personel sebanyak 28 orang. Masing-masing merupakan representasi dari perwakilan instansi, praktisi, pegiat alam, pecinta hobi dan simpatisan.

"Awal ada relawan seperti kami itu di Jogja. Kemudian, Kebumen membentuk. Kementerian turun langsung setelah kami ramai di medsos menangani paus terdampar," ungkapnya.

Baca Juga: Park Shin Hye Dikonfirmasi Bakal Bintangi Drama Terbaru Bareng Kim Jae Young Tahun Depan

Selain penanganan mamalia, wadah tersebut juga fokus menjalankan misi edukasi kepada masyarakat pantai terkait mamalia terdampar. Edukasi diberikan agar masyarakat paham manakala ada kejadian mamalia terdampar.

"Kami beri pengertian kalau ada kejadian langsung lapor. Khawatirnya kalau terlalu lama terjadi pembusukan. Otomatis ketika pembusukan jadi pencemaran. Sempat terjadi di Pantai Karangbolong. Kasihan masyarakat setempat," pungkasnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#mamalia #SAR #relawan #elang #Jejaring