Naila Nihayah• Senin, 18 Desember 2023 | 20:18 WIB
Kapolda Jateng bersama jajarannya dan Pj Gubernur Jateng memberikan keterangan terkait kesiapan pengamanan Nataru di Hotel Atria Kota Magelang, Senin (18/12). (Naila Nihayah/Radar Jogja)
MAGELANG – Polda Jawa Tengah (Jateng) siap menyambut momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Prediksinya, akan ada sekitar 13 juta kendaraan yang masuk ke Jateng.
Untuk itu, Polda Jateng telah mempersiapkan 279 pos di sejumlah titik. Termasuk menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya ibadah di gereja.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi mengutarakan, 279 pos itu terdiri dari pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), dan pos terpadu.
Keberadaan pos-pos tersebut untuk mendukung pengamanan arus lalu lintas saat Nataru. Sebab, Jateng menjadi sentral kegiatan masyarakat dari luar daerah.
Pos itu, lanjut dia, juga bakal ditempatkan di sejumlah gereja di Jateng.
Nantinya ada sekitar 15.270 personel gabungan dari TNI, Polri, maupun stakeholder lain yang turut melakukan pengamanan di gereja saat ibadah berlangsung.
“Di Jateng ada 3.543 gereja. Sudah kami bagi. Ada grade A, B, dan C. (Pengamanannya) ada yang bersifat mobile maupun pendirian pospam,” ujarnya, Senin (18/12).
Sedangkan di jalur pantai utara (pantura), dia juga memerintahkan setiap polres mempersiapkan alternatif jalan apabila terjadi kemacetan.
Terkait dengan one way, kata dia, Korlantas Polri belum menentukannya. Hanya saja, Polda Jateng sudah mempersiapkan konsep soal one way lokal.
“(Akan diberlakukan) manakala nanti dari Mabes Polri sudah melakukan rapat koordinasi dengan kami soal pemberlakukan one way nasional. Jadi, kami masih menunggu perintah,” paparnya.
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menuturkan, pemprov juga telah melakukan sejumlah persiapan jelang Nataru. Mulai dari memastikan ketersediaan bahan pokok, gas melon, listrik, dan bahan bakar minyak (BBM).
“Kebutuhan itu (nantinya) akan tercukupi selama Nataru. Tinggal bagaimana kami melakukan pengawasan dan pengamanan untuk memasoknya,” jelas dia. (aya/mel)