Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Jemaat Mudik, Pengurus Gereja di Kebumen Tambah Ruang Ibadah

Muhammad Hafied • Sabtu, 16 Desember 2023 | 02:29 WIB
Pengurus Gereja Katolik St Mikael Gombong telah melaksanakan bersih-bersih gereja. Semua dilakukan untuk menyambut perayaan Natal 2023.
Pengurus Gereja Katolik St Mikael Gombong telah melaksanakan bersih-bersih gereja. Semua dilakukan untuk menyambut perayaan Natal 2023.

RADAR JOGJA - Pengurus Gereja Katolik St Mikael Gombong telah melakukan rangkaian persiapan jelang perayaan Natal 2023. Persiapan meliputi pembentukan panitia natal, bersih-bersih gereja hingga memastikan kapasitas ruang ibadah. Karena diperkirakan akan banyak jemaat dari luar daerah yang mudik.

 

Sekretaris Gereja Katolik St Mikael Gombong FX Ginanto memastikan seluruh persiapan Hari Raya Natal telah dilakukan secara optimal. Salah satu fokus perhatian pengurus gereja adalah memastikan ruang ibadah cukup untuk menampung jemaat yang hadir. "Upacara ibadah harus tertata rapi. Supaya semua berjalan lancar dan khidmat," katanya, Jumat (15/12).

Dia memprediksi, jemaat yang hadir ke gereja bakal naik hingga dua kali lipat. Kendati begitu, proses ibadah akan dibuat beberapa sesi guna mengantisipasi jemaat over kapasitas. Umat gereja yang terdata sekitar 7.000 orang. “Itu kan nanti terbagi. Kebaktian tidak hanya satu kali. Ada juga perayaan sendiri di kelompok," tambahnya.

 

Ginanto menyebut, pemasangan pernak-pernik natal akan dipasang oleh panitia dalam waktu dekat. Selain tempat, persiapan juga telah dilakukan petugas yang ditunjuk untuk pengisi acara. "Sebelum hari puncak, ada gladi bersih," terangnya.

 Baca Juga: Kawanan Perampok Beraksi di Siang Bolong, Uang Rp 302 Juta di Mobil Raib

Salah satu jemaat Hargo Yohanes, 49, berharap perayaan Natal sekaligus Tahun Baru 2024 berjalan aman dan kondusif. Ia bersyukur toleransi antar umat beragama di Kebumen berjalan cukup baik. Menurutnya, sejauh ini tidak ada potensi konflik yang dipicu akibat perbedaan agama. "Berkumpul lintas agama sering. Dan, tidak ada perdebatan. Saling menghargai, itu kuncinya," jelasnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#jemaat #Gombong #perayaan natal #Gereja Katolik