Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gedung di SMP N 1 Ceper Hangus Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 28 November 2023 | 23:07 WIB
Petugas Damkar Klaten memastikan tidak titik api yang membakar gedung SMPN 1 Ceper, Klaten padam total, Senin (27/11/2023) malam. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
Petugas Damkar Klaten memastikan tidak titik api yang membakar gedung SMPN 1 Ceper, Klaten padam total, Senin (27/11/2023) malam. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)


RADAR JOGJA - Senin malam yang seharusnya damai di Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, berubah menjadi mencekam.  Sebab kobaran api melalap hebat bagian dari gedung SMP N 1 Ceper.


Akibat kobaran si jago merah itu, empat bagian penting gedung hangus terbakar. Antara lain, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha (TU), gudang alat tulis kertas (ATK), dan toilet.

Melansir dari laman radarsolo.jawapos.com, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kebakaran pertama kalinya terdeteksi di belakang sekolah.

Joko, warga sekitar sekaligus guru du SMP N 1 Ceper mengaku mendengar suara teriakan warga soal kebakaran di sekolah.

"Posisi saya berada di rumah dekat sekolah, jadi langsung keluar," ungkap Joko. 


Dari titik api yang terlihat di bangunan belakang, kemudian api menjalar cepat ke gudang ATK dan ruangan lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Klaten Sumino mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.20 WIB. Kemudian Damkar Satpol PP Klaten segera mengerahkan dua armada serta 10 petugas untuk memadamkan api.


Namun, proses pemadaman api tidaklah mudah.

Sumino menjelaskan, bahwa dinding yang terlalu tinggi di bagian belakang gedung membuat upaya pemadaman harus dilakukan dari depan gedung sekolah.

Usaha keras petugas damkar berlangsung hingga pukul 22.17 WIB, dimana akhirnya mereka berhasil menguasai dan memadamkan titik api.


Dampak yang ditimbulkan tidak dapat diabaikan.

Sekolah mengalami kerusakan sekitar 70 persen, dengan bagian atap menjadi salah satu yang paling terkena dampak.


"Untuk barang yang terbakar mulai dari kertas, kursi, meja, hingga peralatan elektronik. Tapi kami berhasil menyelamatkan sejumlah buku," tambah Sumino.


Meskipun demikian, Kabid Damkar Satpol PP Klaten menyatakan bahwa berkat respons cepat, api tidak merembet ke ruang kelas.

Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang dapat memicu kobaran api.


Kepala SMPN 1 Ceper Wiyana, menyampaikan kelegaan karena sebagian besar dokumen penting seperti ijazah dan komputer para guru dapat diselamatkan meskipun beberapa barang elektronik seperti laptop dan kamera CCTV tak dapat diselamatkan.


Setelah api berhasil dipadamkan, pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.


Namun, satu hal yang patut disyukuri adalah tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa tragis ini. Hal ini memberikan sedikit kedamaian di tengah kekhawatiran akan kerusakan yang terjadi pada gedung SMPN 1 Ceper.

Adapun total kerugian diestimasikan mencapai ratusan juta rupiah. (Doni Saputera/Radar Jogja)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kebakaran #gedung sekolah #SMP N 1 Ceper