RADAR JOGJA - Polda Jawa Tengah (Jateng) telah melakukan berbagai persiapan untuk pengamanan piala dunia U-17 yang akan di selengarakan di Stadion Manahan, Solo.
Salah satunya adalah penggunaan gas air mata jika terjadinya kerusuhan.
Polda Jateng menegesakan bahwa penggunaan gas air mata hanya boleh dilakukan di luar stadion.
hal ini sudah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.
untuk pengamanan ring 1 dan 2, zona stadion, itu menjadi tugasnya FIFA. Sedangkan tugas kepolisian menjaga keamanan di luar stadion.
“Nanti kalau ada kerusuhan di luar yang menjadi kawasan tanggung jawab kita, ya itu domain kita, kembali ke protap kita. Tetapi kalau di dalam stadion kita tidak menggunakan itu," ungkap Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda dikutip dari Radar Semarang, Selasa (7/11/2023).
Dalam penyelenggaraan piala dunia U-17 ada 4 stadion yang akan digunakan saat berlangsungnya pertandingan.
Salah satunya yaitu stadion Manahan Solo.
Pertandingan tersebut akan di selenggarakan pada tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023.
Polda Jateng melakukan pengamanan dengan membentuk satgas Panwil Operasi Aman Bacuya dengan 3.616 personel.
Tim tersebut terdiri dari 3.206 personel Polri di tambah Kodam IV Diponegoro.
Proses pengamanan ini di lakukan di tempat latihan, rute, serta kegitan harian tim yang akan melakukan pertandingan di Jateng.
Yang terpenting adalah tetap menjaga keamanan selama proses pertandingan berlansung. (Martin Hill Candratya/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva