PURWOREJO, Radar Jogja - Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Purworejo alami kekeringan ekstrem. Pemerintah Desa (Pemdes) Kaligono setiap hari harus lakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warganya.
"Kami setiap hari melakukan droping air bersih ke warga sejak Oktober lalu karena banyak yang kekurangan air," kata Kepala Desa (Kades) Kaligono Suroto pada Senin (6/11).
Droping air bersih setiap hari tersebut untuk menyiasati kekurangan air yang dialami warga di desanya.
Warga pun secara sukarela patungan untuk mendapatkan air bersih tersebut. "Warga swadaya dan disupport juga oleh pemdes.
Baca Juga: Player Harus Tahu ! Ada Yang baru Nih, dari Game Online Tekken 5 PS2, Berikut Kode Cheatnya!
Ini merupakan kegiatan bakti sosial untuk warga," ungkap dia.
Kegiatan droping dilakukan setiap hari. Pemdes Kaligono mendistribusikan sebanyak tiga toren air bersih. Yakni, satu toren dengan kapasitas 1.500 liter dan dua lainnya masing-masing 500 liter air. "Jadi, total ada 2.500 liter air didistribusikan setiap harinya," sambung Suroto.
Pengadaan toren berkapasitas 1.500 liter tersebut dilakukan oleh Pemdes Kaligono. Sedang, dua toren yang lain hasil meminjam dari warganya.
Kemudian, untuk biaya solar truk pembawa toren dan BBM mesin penyedot air disupport oleh Pemdes Kaligono.
Baca Juga: Berikut Jadwal Red Spark, Tim Megawati di Pertandingan Ronde Kedua V League 2023-24
Meski demikian, belum semua dusun di desanya menerima droping air tersebut. Dari 11 dusun yang ada, baru empat dusun yang rutin mendapatkan air bersih yaitu Dusun Wonorejo, Jeketro, Sumbersari, dan Sawahan.
"Setiap hari kami haru bolak-balik 16 kali untuk mendistribusikan air bersih ke empat dusun itu," ujarnya.
Baca Juga: Attack on Titan Final Season 4 Tamat, ini Penjelasan Endingnya!
Dia menyebutkan, untuk mendapatkan air bersih warga rela mengantre. Terkadang, distribusi air bersih sampai tengah malam karen pentingnya air untuk kehidupan mereka. "Kadang sampai pukul 00.30 juga," imbuhnya. (han)
Editor : Bahana.