RADAR JOGJA – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) meresmikan toilet di tiga desa wisata di kawasan Borobudur pada Jumat (20/10). Selain itu, BOB juga memberikan fasilitasi signage desa wisata dan signage geopark Gunung Sewu.
Direktur Utama BOB Agustinus Peranginangin menuturkan, pemberian fasilitas itu menjadi upaya BOB dalam mendukung kegiatan pariwisata di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Borobudur. "Utamanya dalam meningkatkan aksesibilitas dan amenitas," paparnya di Desa Wisata Karangrejo, Jumat (20/10).
Agustinus menyebut, dipilihnya tiga desa di kawasan Borobudur itu karena tingkat kunjungannya cenderung tinggi. Namun, belum sebanding dengan ketersediaan toilet. "Makanya ketika ini (desa wisata) ditunjuk oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, kami melihat secara kunjungan memenuhi syarat," sebutnya.
Untuk syarat minimal jumlah kunjungan, lanjut dia, tidak ada batasan tertentu. Karena kunjungan di setiap desa wisata berbeda-beda. Baik dari segi kapasitas maupun proporsionalnya.
Keberadaan toilet tersebut, kata dia, tidak hanya dapat digunakan untuk umum saja. Tapi juga disabilitas. Lantaran untuk mendukung pariwisata berkelanjutan, toilet haruslah ramah terhadap disabilitas.
Dia berharap, desa wisata lain bisa mengikuti perkembangannya. "Ini (toilet di tiga desa wisata) sebagai sampel. Jadi, ke depan desa-desa wisata lain bisa mengembangkan toilet (ramah disabilitas). Desainnya tidak harus baru lagi. Tapi, diperbaiki sedemikian rupa," lontarnya.
Dengan begitu, kata dia, dapat memberikan efek baik kepada desa wisata maupun destinasi pariwisata lainnya. Sehingga wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. Penyediaan akses dan amenitas yang memadai, kata Agustinus, menjadi upaya untuk meningkatkan kunjungan di setiap desa wisata.
Plh Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie meminta, fasilitas yang telah diberikan itu, dapat dijaga dan dirawat dengan baik. Hal itu tentu dapat mendukung peningkatan nilai tambah produktivitas. Muaranya, daya saing di sektor pariwisata akan semakin lebih baik. "Minimal nanti kebersihan dan kenyamanannya bisa ditingkatkan," paparnya. (aya/pra)
Editor : Satria Pradika