Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasca-Bentrokan di Muntilan, Pemkab Magelang Bakal Lakukan Mediasi

Naila Nihayah • Senin, 16 Oktober 2023 | 05:29 WIB
Motor yang ditinggal saat terjadi bentrokan menjadi sasaran kemarahan massa di kawasan Muntilan Minggu (15/10)
Motor yang ditinggal saat terjadi bentrokan menjadi sasaran kemarahan massa di kawasan Muntilan Minggu (15/10)

RADAR JOGJA - Tindak lanjut pasca-bentrokan antramassa di Muntilan, Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono menyebut, kedua belah pihak telah dipertemukan melalui mediasi yang difasilitasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang. Dia pun memastikan, rombongan pulang ke rumah masing-masing tanpa adanya masalah.

Selain itu, Ruruh pun telah berkomunikasi dengan Polda DIY untuk berjaga-jaga. Apabila ada simpatisan dari daerahnya yang ikut turun melakukan aksi lanjutan. "Sampai malam ini, sudah bisa diselesaikan. Kalau mereka mau pulang, akan kami kawal. Untuk (orang) yang diamankan, tidak ada," jelasnya Minggu (15/10) malam.

Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang membuat geger itu. Pemkab juga akan duduk bersama dengan kepolisian, TNI, dan kedua simpatisan. Untuk mengetahui duduk permasalahan yang dialami.

Sebab gesekan itu menimbulkan ketakutan warga dan kemacetan yang luar biasa. "Kami telah melakukan komunikasi dan mediasi. Kami menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Kalau tidak, ya kami akan (bawa) ke ranah hukum. Tapi, langkah awalnya secara kekeluargaan," terangnya.

Saat ditanya terkait pemicu bentrokan, Zaenal menyebut, belum ada pembahasan mengenai hal itu. Yang terpenting, kata dia, kemacetan lalu lintas dapat terurai. Agar tidak menimbulkan kelumpuhan jalan dan adanya potensi lain yang berbahaya.

Untuk mengantisipasi hal serupa, pemkab terus melakukan penyiagaan dari sisi keamanan di titik-titik rawan. Guna memantau adanya bentrokan susulan. "Tapi tadi semuanya kelompok-kelompok ini sudah bertemu dengan saya dan intinya semua akan menahan diri dan kita akan duduk bersama," imbuhnya.

Sementara soal sepeda motor yang dibakar, pemkab bersama kepolisian masih melakukan pendataan. Termasuk kerusakan lainnya. Pemkab sudah seharusnya menjamin keselamatan dan harus melindungi seluruh warganya.

Zaenal pun mengatakan, atas nama Pemkab Magelang menyampaikan permohonan maaf. Khususnya para pengendara yang hari ini terganggu dengan kejadian ini. "Semoga ini tidak terjadi lagi nanti ke depan," harapnya. 

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #kemacetan #bentrokan #Zaenal #muntilan