Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lelaki 19 Tahun Tusuk Perempuan di Kamar Hotel di Solo, Kapolresta Pimpin Langsung Penangkapan

Amin Surachmad • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 18:27 WIB

SIGAP: Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi memimpin penangkapan pelaku penurunan di sebuah hotel di Solo. (Dok Humas Polri)
SIGAP: Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi memimpin penangkapan pelaku penurunan di sebuah hotel di Solo. (Dok Humas Polri)


RADAR JOGJA - Penusukan di sebuah hotel terjadi di Kota Solo, Jawa Tengah. Pelaku lelaki berusia 19 tahun berinisial DA. Dia dari Kabupaten Sukoharjo.


Sedangkan korbannya adalah seorang perempuan. Asal dari Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Dilansir dari Humas Polri, jajaran Polresta Surakarta bekerja cepatm. Mereka sudah berhasil menangkap DA.

Pelaku sempat ingin melarikan diri. Dia berusaha pergi melalui plafon kamar mandi.

Saat ini korban sedang mendapatkan perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah. Sebab, dia mengalami luka akibat ditusuk.

Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Tepatnya, di kamar nomor 214.

Korban menginap bersama temannya sejak Selasa 10 Oktober lalu. Saat kejadian, korban menerima tamu seorang laki-laki di dalam kamar hotel.

Keduanya diduga terlibat keributan. Hingga akhirnya, terjadi penusukan korban di bahu sebelah kanan korban.

Seorang saksi yang juga karyawan hotel, Dika Kurniawan, mengatakan, korban berteriak minta tolong dari dalam kamar. Karyawan hotel yang mendengar teriakan itu bergegas ke kamar yang disewa korban di lantai dua.

“Saat pintu kamar dibuka, korban sudah bersimbah darah. Darah sudah berceceran di lantai hotel,” katanya.

Sebelumnya karyawan hotel mengira terjadi pemukulan hingga bersimbah darah. Ternyata, korban mengalami luka tusuk di bahu sebelah kanan.

“Saat itu kami menolong korban dan mengevakuasi korban keluar dari kamar. Sementara pelaku, kami kunci dari luar. Pelaku sempat nekat menjebol plafon kamar mandi untuk melarikan diri,” terang Dika.

"Saya pastikan pisau yang dipakai pelaku bukan berasal dari sini. Jadi, pelaku sudah membawa pisau saat bertemu dengan korban. Kalau motifnya kurang tahu,” kata Dika.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi membenarkan peristiwa penusukan tersebut. Menurutnya, pelaku sempat mendapatkan ultimatum untuk keluar dari persembunyiannya di plafon kamar mandi.

"Pelaku sempat berusaha lari dari plafon kamar mandi. Saat saya datang, kami ultimatum untuk menyerahkan diri. Sekitar sepuluh menit, pelaku akhirnya menyerahkan diri turun dari plafon,” tegas Kapolresta.

Terkait motif dan modus tersangka, kepolisian masih mendalami. "Tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Surakarta,” ungkap Kapolresta. 

Editor : Amin Surachmad
#polresta surakarta #penusukan #jawa tengah