Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Magelang Bakal Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Distrik Rupandehi Nepal

Naila Nihayah • Selasa, 12 September 2023 | 21:21 WIB
SAMA: Sekda Kabupaten Magelang menerima kunjungan Minister Counsellor KBRI Dhaka Bangladesh di Ruang Cemerlang, Selasa (13/9). (Dok Pemkab Magelang)
SAMA: Sekda Kabupaten Magelang menerima kunjungan Minister Counsellor KBRI Dhaka Bangladesh di Ruang Cemerlang, Selasa (13/9). (Dok Pemkab Magelang)

 

MUNGKID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang bakal menjajaki kerja sama sister city dengan Distrik Rupandehi, Nepal. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki beberapa kesamaan.

Khususnya, di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Apalagi, Kabupaten Magelang memiliki Candi Borobudur dan Rupandehi memiliki tempat kelahiran Buddha Gautama.

Minister Counsellor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka Bangladesh Raden Usman Effendi menjelaskan, dirnya diutus oleh Duta Besar RI di Dhaka Heru Subolo untuk berkunjung ke Kabupaten Magelang. Selain menjalin silaturahmi, dia diminta untuk membahas langkah awal kerja sama sister city antara Pemkab Magelang dengan Distrik Rupandehi, Nepal.

Menurut kajian KBRI Dhaka, terdapat beberapa kesamaan antara keduanya. Yang mana, kesamaan tersebut bila dikerjasamakan dapat bermanfaat bagi kedua daerah dan masyarakatnya. Khususnya, di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tapi, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan terlebih dahulu,” ujar Usman di ruang Cemerlang, Selasa (12/9).

Tahapn itu seperti adanya inisiatif, penjajakan, kajian, dan proses lain. Termasuk harmonisasi, koordinasi, sampai dengan penulisan naskah dan penandatanganan MoU kerja sama. Dia berharap, akan ada banyak manfaat yang diperoleh kedua belah pihak apabila kerja sama tersebut dapat direalisasikan. Seperti pengembangan Kabupaten Magelang dan Distrik Rupandehi sebagai destinasi wisata.

Terlebih, kata dia, Kabupaten Magelang memiliki Candi Borobudur. Sementara di Rupandehi ada tempat kelahiran Buddha Gautama. Dari kesamaan tersebut bisa dijalin kerja sama wisata religi.

Sehingga, harapannya wisatawan yang berkunjung ke Borobudur tidak hanya berkunjung, lalu pulang. Tapi, masa tinggalnya lebih lama. “Maka, devisa negara akan meningkat dan masyarakat akan menerima manfaatnya,” sebut dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan, kunjungan KBRI Dhaka ini merupakan penjajakan awal dalam rangka kerja sama dua daerah. Yang notabene memiliki kesamaan di bidang wisata religi.

"Di Candi Borobudur, ada yang namanya Taman Lumbini. Sama seperti nama provinsi di sana,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Magelang melalui Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang akan melakukan kajian mendalam dari berbagai aspek. Baik ekonomi, sosial, politik, budaya, bahkan ideologi.

"Saat ini akan kami kaji plus minusnya seperti apa. Nanti hasil kajian ini akan dilaporkan kepada bapak bupati. Kami juga masih meminta bahan-bahan dari KBRI Dhaka yang bisa melengkapi penyusunan kajian,” imbuhnya. (aya)

Editor : Amin Surachmad
#Buddha Gautama #ekonomi kreatif #sister city