Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Targetkan Rp 956 Miliar, Realisasi Sudah Rp 446 Miliar

Naila Nihayah • Sabtu, 9 September 2023 | 19:25 WIB
Realisasi investasi di Kota Magelang
Realisasi investasi di Kota Magelang

RADAR JOGJA – Pada 2021, realisasi investasi di Kota Magelang sebesar Rp 583 miliar. Sementara pada 2022, realisasinya meningkat menjadi Rp 823 miliar. Pada semester I tahun 2023 mencapai Rp 446 miliar atau meningkat sebesar 46,76 persen dari target investasi 2023 Rp 956 miliar.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang Khudoifah menerangkan, rata-rata kenaikan realisasi investasi sebesar 16 persen per tahun. Kendati begitu, pihaknya terus berupaya agar realisasi investasi di Kota Magelang terus meningkat.


Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Magelang Investment Business Forum (MASSIF) ke-10 tahun 2023. Gelaran tersebut merupakan ajang promosi potensi investasi dan peluang usaha kepada calon investor. Apalagi Kota Magelang memiliki banyak peluang investasi.


"Oleh karena itu, kehadiran para pengusaha atau investor pada acara MASSIF ke-10 ini menjadi harapan besar bagi kami untuk dapat berkiprah dan menanamkan modalnya di Kota Magelang," jelas Khudoifah di Hotel Atria, Kota Magelang, Rabu (6/9).


Khudoifah menyebutkan, Kota Magelang memiliki beberapa titik potensial. Antara lain kawasan Sidotopo, shopping center, TKL Ecopark, Sport Center Gelora Sanden, Kebun Raya Gunung Tidar, kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Alun-alun Kota Magelang, dan Kebon Polo. Terinformasikannya potensi dan peluang investasi ini, diharapkan akan memberikan kemudahan bagi para calon investor. “Sehingga terjadi percepatan realisasi kepeminatan bagi investor,” ujar Khudoifah.


Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengatakan, Kota Magelang sangat menjanjikan untuk berinvestasi. Aziz pun mendukung upaya-upaya peningkatan investasi. Termasuk memberikan kemudahan-kemudahan proses perizinan dan sebagainya."Saya sangat mendukung dan apa yang menjadi kesulitan (di lapangan) saya selalu minta staf saya untuk mempermudah. Karena tugas Pemkot Magelang sebagai fasilitator, ojo angel-angel,” tegasnya.


Disampaikan, Kota Magelang terletak di dekat destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Borobudur. Sehingga harus cepat menangkap peluang tersebut. “Kalau tidak cepat-cepat menangkap peluang kita akan kehilangan,” ungkapnya. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Borobudur #Magelang #dpmptsp