Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DKPP Purworejo akan Adakan Pasar Murah Lagi

Jihan Aron Vahera • Rabu, 6 September 2023 | 22:08 WIB
DIBURU : Kegiatan pasar murah yang diadakan oleh DKPP Purworejo beberapa waktu lalu, banyak diminati masyarakat. Dok. DKPP Purworejo
DIBURU : Kegiatan pasar murah yang diadakan oleh DKPP Purworejo beberapa waktu lalu, banyak diminati masyarakat. Dok. DKPP Purworejo
PURWOREJORADAR JOGJA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo akan kembali menggelar bazar pasar murah. Yakni, sebagai upaya untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan di Purworejo.
 
"Rencana 13 September nanti dimulai pukul 07.30, di Kecamatan Banyuurip. Harapannya, animo masyarakat nanti baik sehingga dapat membantu untuk mengatasi gejolak harga pangan khususnya di Kecamatan Banyuurip," ujar Kepala Bidang Pangan, DKPP Purworejo Tri Astuti Rabu (6/9/2023).
 
Dalam pasar murah iti, nantinya akan disediakan aneka bahan pokok seperti beras, telur, minyak, hingga gula. Selain itu, juga ada produk sayuran, bawang nerah, bawang putih, dan sebagainya. "Biasanya Bulog akan menyiapkan sekitar 1 ton beras. Untuk gula 240 kilogram (kg), dan minyak goreng sebanyak 300 liter," sebut dia.
 
Dalam menyediakan bahan pangan tersebut, DKPP Purworejo bekerja sama dengan Bulog, gabungan kelompok tani (gapoktan) Kecamatan Banyuurip, kelompok wanita tani (KWT), dan juga pengepul. 
 
Pihaknya bisa saja menyediakan stok lebih banyak. Namun, masih akan disesuaikan terlebih dulu dengan animo masyarakat. 
 
Seperti diketahui, gerakan pangan murah (GPM) tersebut sudah dilakukan selama empat kali. Biasanya, DKPP Purworejo akan mengambil momen yang dianggap pas seperti momen hari-hari besar saat mendekati puasa atau lebaran. 
 
"Jadi kami lihat saat-saat yang pas untuk mengadakan gerakan pangan murah. Kami fokuskan atau sesuaikan juga dengan bahan pangan yang sedang  mengalami inflasi agar terkendali. Kebetulan harga beras saat ini naik, kami maintenance agar inflasinya terkendali," katanya. 
 
Tri menyebut, selain bertujuan untuk menstabilkan harga pangan, GPM itu juga bertujuan untuk memperkenalkan produknya dari gapoktan dan KWT kepada masyarakat. Dengan begitu, produk mereka akan lebih dikenal oleh masyarakat luas. 
 
"Pada GPM itu, kami juga ada pemberian vaksin rabies untuk anjing dan kucing secara gratis dan rencananya akan ada pengobatan ternak yang mudah seperti scabies," tandas Tri. (han)
Editor : Bahana.
#DKKP #dinas ketahanan pangan #Purworejo