Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bocah 2,5 Tahun Asal Wonosobo Ketemu di Tebing Hutan Sendirian Setelah Hilang Semalam

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 30 Agustus 2023 | 18:04 WIB
TANGIS BAHAGIA: Pertemuan ibu dan balitanya setelah hilang 18 jam dan ditemukan di Hutan Pinas Perhutani dalam keadaan selamat. (ISTIMEWA)
TANGIS BAHAGIA: Pertemuan ibu dan balitanya setelah hilang 18 jam dan ditemukan di Hutan Pinas Perhutani dalam keadaan selamat. (ISTIMEWA)

 

RADAR JOGJA - Tangis bahagia menyelimuti Lika Nika, 30, seorang ibu rumah tangga di Dusun Sirukem, Desa Beran, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Ia tak menyangka, putranya selamat setelah semalaman sempat hilang dan ditemukan sendirian di Hutan Pinus Perhutani.

Dilansir dari Jawa Pos Radar Semarang, bocah malang 2,5 tahun itu, ditemukan dalam keadaan sehat. Begitu relawan membawa anaknya pulang, Lika langsung memeluknya.

Putranya, Rafiski Haikal Manan, berhasil ditemukan.

 



Lika menceritakan, anaknya hilang saat bermain di halaman rumah pada Senin (28/8/2023). Pada pukul 14.30, anaknya bermain sendirian di halaman rumah. Ia masuk ke dalam rumah untuk mengambil makan.

"Namun begitu saya keluar, (anak, Red) sudah tidak ada. Saya kira dibawa orang karena (rumah, Red), tidak jauh dari jalan raya," ungkapnya Selasa (29/8/2023).

Namun setelah dicek CCTV, tidak ditemukan orang maupun kendaraan mencurigakan masuk di halaman rumahnya. Ia juga sudah mencari di tempat biasa anaknya bermain namun nihil, hingga meminta bantuan warga setempat.

 



Bocah 2,5 tahun yang tiba-tiba hilang ini sontak menggegerkan warga. Hingga pencariannya viral di media sosial.

Bantuan kepada relawan pun dikerahkan. Turut melakukan pencarian putra Lika.

"Sebanyak 300 relawan pun dikerahkan," terang Kepala Desa beran Ahmad Zaenuddin.

Pencarian berlanjut hingga malam. Bahkan polres Wonosobo menurunkan anjing pelacak sampai pukul 01.00 dini hari.

 


"Setelah polisi menarik anjing pelacak, tim evakuasi yang terdiri dari Bagana, tim SAR, relawan masyarakat setempat tetap melakukan pencarian hingga pagi hari," lanjutnya.

Selasa (29/8/2023) pagi, pukul 08.00, bocah tersebut ditemukan oleh warga setempat, Walyudin, 55, ketika sedang mencari rumput.

Korban ditemukan di tebing dekat Hutan Pinus Perhutani yang jaraknya dua kilometer dari rumahnya. Korban sempat hilang selama 18 jam.

 


Rafiski pun kemudian dibawa kerumah sakit untuk divisum. Hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuhnya.

Saat dipulangkan, balita itu tampak bingung melihat banyak orang di rumahnya. Dia hanya terdiam ketika ditanya kenapa bisa sampai di hutan.

Ahmad Zaenudin pun lega, seluruh proses pencarian membuahkan hasil. (mel)


Baca Juga: Belasan Ribu Rumah di Gunungkidul Tak Layak Huni

Editor : Meitika Candra Lantiva
#ibu dan anak #wonosobo #Ketemu #relawan #bocah hilang #hutan pinus #evakuasi #perhutani #pencarian korban #di hutan