Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sungai di Purworejo Tercemar Bakteri E-coli, Bahaya Jika sampai Dikonsumsi Manusia

Jihan Aron Vahera • Senin, 21 Agustus 2023 | 10:05 WIB
MENGALIR: Salah seorang warga tengah mencuci pakaian di bantaran Sungai Kedungputri, Purworejo, Minggu (20/8). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)
MENGALIR: Salah seorang warga tengah mencuci pakaian di bantaran Sungai Kedungputri, Purworejo, Minggu (20/8). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)
 
PURWOREJO - Sungai di Kabupaten Purworejo banyak tercemar bakteri e-coli (escherichia coli). Bakteri itu berbahaya jika dikonsumsi manusia.
 
Staf Bidang Pengendalian Pencemaran dan Penaatan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Purworejo Dani Eko Ariyanto menyebut, ada tiga DAS (daerah aliran sungai) di Kabupaten Purworejo yang dijadikan sampel untuk mengetahui kualitas air di Purworejo. 
 
"Ada tiga sungai, yaitu Sungai Bogowonto, Sungai Jali, dan Sungai Wawar. Di masing-masing sungai kami ambil tiga sampel, yaitu di hulu, tengah, dan hilir," katanya Minggu (19/8). 
 
Baca Juga: Komunitas Teater Purworejo, Konsisten Berkarya dan Sukses Pentaskan Puluhan Karya
 
Dia menjelaskan, pengecekan kualitas air di ketiga sungai itu selama setahun dilakukan dua kali. Yaitu, saat musim penghujan dan kemarau.
 
"Ada sekitar 23 parameter untuk menguji kualitas air, dua di antaranya adalah total coliform dan fecal coliform," sebutnya. 
 
Diungkapkan, dari hasil uji kualitas air, di ketiga sungai itu rata-rata total coliform dan fecal coliform-nya tinggi.
Baca Juga: Perbup Pemenuhan Hak Disabilitas Mulai Dibahas, Bukan Berarti Pemkab Purworejo Abai
 
Dani menyebut, baku mutu total coli sebesar 5.000 MPN/100 ml, di beberapa titik bahkan ada yang melebihi baku mutu, yakni ada yang mencapai 5.400 MPN/100 ml hingga 16.000 MPN/100 ml.
 
Hal itu sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Di antaranya, pembuangan limbah rumah tangga di sungai dan aktivitas mandi-cuci-kakus seperti mencuci kotoran hewan di sungai atau BAB di sungai, dan sebagainya. 
 
Baca Juga: Kualitas Udara di Purworejo Relatif Bersih
 
Sebenarnya, bakteri e-coli tidak berpengaruh besar pada lingkungan. Namun, akan berpengaruh pada kesehatan jika sampai dikonsumsi oleh manusia seperti menyebabkan gatal, diare, dan sebagainya. (han)
Editor : Amin Surachmad
#kualitas air #sungai bogowonto #bakteri e-coli