Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Baznas Beri Bantuan RTLH dan Santunan Anak Yatim Piatu

Naila Nihayah • Kamis, 27 Juli 2023 | 18:11 WIB
SIMBOLIS: Bupati Magelang Zaenal Arifin menyerahkan bantuan RTLH dan santunan kepada anak yatim/piatu di Ruang Bina Karya, Setda Kabupaten Magelang, Rabu (26/7). (Prokompim Setda Kabupaten Magelang)
SIMBOLIS: Bupati Magelang Zaenal Arifin menyerahkan bantuan RTLH dan santunan kepada anak yatim/piatu di Ruang Bina Karya, Setda Kabupaten Magelang, Rabu (26/7). (Prokompim Setda Kabupaten Magelang)

 

MUNGKID - Sebanyak sebelas desa menerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang. Selain itu, ada bantuan kepada 1.216 anak yatim/piatu. Total bantuan yang diberikan sebanyak Rp 608 juta.

Adapun sebelas desa tersebut antara lain, Desa Tuksongo sebesar Rp 10 juta, Desa Banjarsari Rp 50 juta, dan Desa Sugihmas Rp 50 juta. Kemudian, Desa Pucungroto Rp 30 juta, Desa Balerejo Rp 30 juta, dan Desa Adikarto Rp 10 juta.

Selanjutnya, Desa Daleman Kidul Rp 30 juta, Desa Kebonrejo Rp 20 juta, dan Desa Sidorejo Rp 10 juta. Termasuk, Desa Tampingan Rp 20 juta dan Desa Sumberarum Rp 20 juta.

Plt Ketua Baznas Kabupaten Magelang Kholid As'adi melaporkan, pengumpulan infak dari semua ASN, badan, dan perorangan dari tahun 2020-2022 telah mengalami peningkatan. Pada 2020, total pengumpulan dana infak sebesar Rp 2,5 miliar. Pada 2021 sebesar Rp 3,9 miliar dan pada 2022 telah mencapai Rp 5,9 miliar.

Kali ini, Baznas Kabupaten Magelang akan menyerahkan bantuan RTLH kepada 25 penerima di 11 desa 9 kecamatan. "Dan juga disampaikan bantuan kepada 1.216 anak yatim/piatu dengan total Rp 608 juta," ungkap Kholid di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang, Rabu (26/7).

Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem. Berupa jambanisasi di 25 lokasi, masing-masing mendapat Rp 1,5 juta. Kemudian, bantuan peningkatan gizi mencegah stunting kepada 29 anak masing-masing Rp 1,5 juta. Juga memberikan bantuan paket alat pertanian kepada 441 penerima masing-masing Rp 700 ribu.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menuturkan, pemberian bantuan RTLH ini merupakan satu upaya untuk mengurangi angka Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di wilayahnya. Di mana, program peningkatan kualitas RTLH ini menjadi satu indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan secara nasional.

Kemudian, pemberian bantuan RTLH ini diarahkan juga untuk mendorong dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak. Sekaligus, menjadi satu stimulan bagi masyarakat untuk merevitalisasi tempat tinggalnya. Agar memenuhi standar persyaratan kesehatan dan keselamatan.

Harapannya, bantuan yang diberikan bisa dioptimalkan penggunaannya untuk pembelian material serta bahan lain yang dibutuhkan. "Sehingga keinginan saudara selama ini untuk memiliki rumah layak huni yang memenuhi standar kesehatan dan keselamatan bisa segera terwujud," harapnya.

Dia menyebut, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, dulunya termasuk desa miskin. Yang mana terdapat hampir 546 RTLH. Namun, secara bertahap pemerintah terus memberikan atensi. Sehingga saat ini tersisa 50 RTLH yang masih harus mendapatkan bantuan.

Zaenal juga berpesan kepada para camat dan kades agar turut membantu pembangunan RTLH ini melalui gotong-royong. "Hidupkan terus budaya gotong-royong, saling sokong-menyokong, dan tolong menolong di tengah masyarakat," sambungnya. (aya)

Editor : Amin Surachmad
#kemiskinan ekstrem #rtlh #banner