1.800 Orang Tarik Menara Kastil Hirosaki Seberat 400 Ton di Jepang

Muhammad Ibrahim Al Fattih • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:35 WIB
1.800 Orang Tarik Menara Kastil Hirosaki Seberat 400 Ton di Jepang
1.800 Orang Tarik Menara Kastil Hirosaki Seberat 400 Ton di Jepang

 TOKYO - Sekitar 1.800 orang bergotong royong menarik menara utama Kastil Hirosaki yang berbobot hampir 400 ton untuk mengembalikannya ke lokasi semula.

Dengan menggunakan tali besar, rel, dan roller, para peserta menggeser bangunan bersejarah tersebut sedikit demi sedikit. Dalam dua hari pertama, menara berhasil bergerak sekitar 2,22 meter menuju fondasi aslinya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek restorasi besar Kastil Hirosaki yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Menara sebelumnya dipindahkan dari lokasi aslinya pada 2015 untuk memungkinkan perbaikan dinding batu yang menjadi penopangnya.

Pemindahan dilakukan karena dinding batu di sekitar menara mengalami perubahan bentuk dan menggembung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan kestabilan bangunan, terutama apabila terjadi gempa besar.

Setelah menara dipindahkan, para pekerja membongkar dinding batu secara bertahap. Sebanyak 2.185 batu kemudian diperiksa dan disusun kembali ke posisi semula. Pekerjaan perbaikan dinding tersebut rampung pada Desember 2024.

Baca Juga: Antrean Mengular Sejak Pagi, Big Bad Wolf (BBW) Yogyakarta Resmi Dibuka, Hadirkan 2 Juta Buku di JEC

Kini, setelah fondasi selesai diperbaiki, menara mulai menjalani perjalanan kembali menuju tempat asalnya. Total jarak yang harus ditempuh mencapai sekitar 78 meter.

Gunakan Teknik Tradisional Jepang. Pemindahan menara dilakukan menggunakan metode tradisional Jepang yang dikenal sebagai hikiya. Teknik ini memungkinkan bangunan dipindahkan secara utuh tanpa harus membongkarnya.

Menara terlebih dahulu diangkat dan ditempatkan di atas struktur pendukung yang dilengkapi rel serta roller. Setelah itu, bangunan digeser secara perlahan menggunakan kombinasi tenaga manusia dan mesin.

Dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang secara bergantian menarik tali sepanjang sekitar 30 meter. Sekitar 8.000 orang disebut mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut, tetapi hanya sebagian yang mendapatkan kesempatan melalui sistem pemilihan.

Baca Juga: Makan Sambal Bikin Perut Serasa Terbakar, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Aksi tersebut bukan sekadar seremoni. Pemindahan menggunakan tenaga manusia menjadi bagian dari upaya memperkenalkan proses pelestarian warisan budaya kepada masyarakat sekaligus mempertahankan teknik tradisional Jepang.

Pada dua hari awal pelaksanaan, menara bergerak sekitar 1,13 meter pada hari pertama dan 1,09 meter pada hari berikutnya. Pemindahan secara manual ditargetkan mencapai sekitar lima meter. Setelah itu, sisa perjalanan akan dilakukan menggunakan peralatan mekanis.

Pemerintah setempat menargetkan menara kembali ke posisi aslinya pada akhir 2026. Setelah kembali ditempatkan di atas fondasinya, pekerjaan restorasi dan penguatan struktur masih akan berlanjut.

Menara Dibangun Kembali pada 1810. Kastil Hirosaki pertama kali dibangun pada 1611 dan menjadi pusat kekuasaan klan Tsugaru di wilayah tersebut.

Baca Juga: PSSI Argentina Akan Hentikan Semua Pertandingan pada Menit Ke-10 untuk Hormati Lionel Messi

Menara asli kastil yang memiliki lima lantai kemudian hancur pada 1627 setelah tersambar petir. Bangunan yang berdiri saat ini merupakan menara yang dibangun kembali pada 1810 dan memiliki tiga lantai.

Menara tersebut menjadi salah satu dari hanya 12 menara kastil bersejarah yang masih bertahan di Jepang. Kastil Hirosaki juga merupakan satu-satunya kastil dengan menara asli yang masih berdiri di wilayah Tohoku.

Karena statusnya sebagai bangunan bersejarah penting, pemerintah memilih memindahkan menara secara utuh ketika pekerjaan perbaikan dinding dilakukan, bukan membongkarnya bagian demi bagian.

Proses restorasi masih membutuhkan waktu. Setelah menara kembali ke lokasi asal, bangunan akan menjalani pekerjaan perbaikan dan penguatan tambahan. Kastil Hirosaki diperkirakan baru dapat dibuka kembali sepenuhnya untuk pengunjung setelah seluruh rangkaian restorasi selesai pada sekitar 2033.

Baca Juga: Manchester United Pinjamkan Chido Obi ke Klub Nathan Tjoe-A-On, Willem II

Bagi masyarakat Hirosaki, kembalinya menara kastil bukan hanya menjadi tahap penting dalam proyek konservasi. Peristiwa tersebut juga menjadi kesempatan langka bagi ribuan orang untuk terlibat langsung dalam upaya mempertahankan salah satu peninggalan sejarah Jepang.

Sumber: Instagram

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Kastil Hirosaki Kastil Hirosaki budaya Jepang jepang