RADAR JOGJA - Aktor senior Tim Curry meninggal dunia pada usia 80 tahun. Bintang asal Inggris tersebut dikenal luas melalui sejumlah peran ikonik, termasuk Dr. Frank-N-Furter dalam The Rocky Horror Picture Show dan Pennywise dalam miniseri televisi It.
Curry meninggal di kediamannya di Los Angeles pada Selasa malam waktu setempat, 25 Agustus 2026. Kabar duka tersebut pertama kali mencuat melalui laporan media Amerika Serikat dan kemudian dikonfirmasi oleh pihak yang dekat dengan sang aktor.
Sepanjang hidupnya, Curry dikenal sebagai salah satu aktor paling serbaguna. Ia mampu berpindah dari panggung teater ke film, televisi, hingga dunia pengisi suara dengan karakter yang beragam.
Nama Curry melejit setelah memerankan Dr. Frank-N-Furter dalam The Rocky Horror Show di panggung. Peran tersebut kemudian kembali ia bawakan dalam versi film, The Rocky Horror Picture Show, yang dirilis pada 1975.
Film tersebut pada akhirnya berkembang menjadi salah satu karya kultus paling berpengaruh. Penampilan Curry sebagai ilmuwan eksentrik Frank-N-Furter membuatnya menjadi figur yang tak terpisahkan dari film musikal tersebut.
Baca Juga: Ratusan Warga Negara Asing Hilang Usai Banjir Bandang Nepal, India Terbanyak
Ikonik sebagai Pennywise
Bertahun-tahun setelah Rocky Horror, Curry kembali mencuri perhatian melalui genre horor. Pada 1990, ia memerankan Pennywise dalam miniseri televisi It, yang diadaptasi dari novel karya Stephen King.
Penampilannya sebagai badut menyeramkan menjadi salah satu interpretasi karakter Pennywise yang paling dikenang. Ekspresi, suara, dan gaya akting Curry membuat karakter tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Selain dua peran tersebut, Curry tampil dalam berbagai film populer. Beberapa di antaranya adalah Annie, The Hunt for Red October, Home Alone 2: Lost in New York, Muppet Treasure Island, dan Scary Movie 2.
Kariernya di dunia teater juga tidak kalah menonjol. Curry tercatat tiga kali masuk nominasi Tony Awards, penghargaan bergengsi bagi insan teater Broadway.
Tetap Berkarya Setelah Stroke
Perjalanan karier Curry menghadapi perubahan besar setelah ia mengalami stroke berat pada 2012. Kondisi tersebut memengaruhi kemampuan fisiknya dan membuatnya harus menggunakan kursi roda.
Meski demikian, Curry tidak sepenuhnya meninggalkan dunia hiburan. Ia tetap terlibat dalam sejumlah proyek, terutama melalui pekerjaan sebagai pengisi suara.
Kemampuan vokalnya membuat Curry dikenal oleh penonton dari berbagai generasi. Ia meraih Daytime Emmy Award berkat perannya sebagai Captain Hook dalam serial animasi Peter Pan & the Pirates.
Ia juga mengisi suara sejumlah karakter dalam produksi animasi, termasuk Hexxus dalam FernGully: The Last Rainforest, Sir Nigel Thornberry dalam The Wild Thornberrys, serta Chancellor Palpatine/Darth Sidious dalam Star Wars: The Clone Wars.
Warisan Curry pun membentang jauh melampaui satu karakter. Ia meninggalkan jejak di Broadway, perfilman Hollywood, televisi, hingga animasi.
Baca Juga: Drawing Putaran Ketiga Carabao Cup: Liverpool vs Tottenham Hotspur, Manchester United vs Brighton
Bagi penggemar film kultus, ia akan selalu dikenang sebagai Frank-N-Furter. Sementara bagi pencinta horor, namanya lekat dengan sosok Pennywise yang menjadi bagian penting dari sejarah adaptasi karya Stephen King.
Kepergian Tim Curry menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang entertainer yang selama puluhan tahun mampu menghadirkan karakter-karakter unik, berani, dan tak mudah dilupakan.
(Muhammad Ibrahim Al Fattih)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber