DUBAI, 17 Maret 2026 – Sebuah video kebakaran dahsyat yang diklaim sebagai peristiwa terkini di Bandara Internasional Dubai (DXB) akibat serangan drone Iran viral di X (Twitter) dan beredar luas di Indonesia. Namun, fakta mengejutkan terungkap: rekaman tersebut berasal dari kebakaran Pasar Buah Ajman tahun 2020, bukan insiden terkini.
Media sosial kembali diramaikan hoaks di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Utas di akun X @mark_slapinski yang telah ditonton lebih dari 3 juta kali menampilkan video kobaran api besar dengan narasi dramatis: “Bandara Internasional Dubai terbakar hebat gara-gara ulah satu orang yang ceroboh”.
Banyak netizen Indonesia ikut menyebarkan klaim tersebut, bahkan ada yang mengaitkannya langsung dengan serangan drone Iran ke fasilitas bahan bakar dekat Bandara Dubai pada Senin (16/3/2026) dini hari.
Fakta Sebenarnya Apa?
Rekaman video yang viral tersebut bukan berasal dari Dubai tahun 2026. Investigasi lintas sumber termasuk arsip berita lama menunjukkan bahwa footage itu berasal dari peristiwa kebakaran besar di Ajman Fruit Market, Uni Emirat Arab, pada tahun 2020. Api besar melalap pasar buah tersebut dan sempat menjadi sorotan media regional kala itu.
Sementara itu, insiden nyata yang terjadi di Dubai pada 16 Maret 2026 adalah serangan drone yang diduga dilakukan Iran, mengenai salah satu tangki bahan bakar di sekitar Bandara Internasional Dubai (DXB). Menurut keterangan resmi Dubai Media Office dan Dubai Civil Defence:
Kebakaran berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa.
Penerbangan sempat ditangguhkan sementara, namun sudah mulai kembali normal secara bertahap.
Ini menjadi serangan ketiga dalam beberapa pekan terakhir ke wilayah UAE sejak konflik AS-Israel-Iran memanas.
Sumber internasional seperti Reuters, Al Jazeera, BBC, dan The Washington Post melaporkan kejadian tersebut dengan rekaman asli: asap hitam tebal membumbung dari area tangki bahan bakar, bukan dari terminal penumpang bandara itu sendiri.
Mengapa Hoaks Ini Mudah Viral?
Baca Juga: Ramadan Berdampak: Ketika Lapar Menjadi Jalan Pulang
Di tengah ketegangan geopolitik global, video lama sering “didaur ulang” untuk mendramatisasi situasi terkini. Utas @mark_slapinski sendiri mendapat ribuan like, retweet, dan quote dengan narasi sensasional, meski banyak pengguna di kolom balasan mulai mempertanyakan keaslian footage tersebut.
Peringatan buat Warganet Indonesia
Masyarakat diimbau untuk selalu cek fakta sebelum share informasi terkait konflik internasional. Gunakan sumber terpercaya seperti kantor berita resmi, bukan hanya unggahan media sosial yang sering memanfaatkan emosi.
Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Meski jauh, eskalasi di Teluk Persia berpotensi memengaruhi harga minyak dunia dan biaya penerbangan internasional, termasuk rute Indonesia–Timur Tengah yang dilayani maskapai seperti Emirates dan Etihad. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin