Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kontroversi Global! Donald Trump Klaim Diri sebagai Presiden Sementara Venezuela

Magang Radar Jogja • Senin, 12 Januari 2026 | 15:33 WIB
Donald Trump aku akui dirinya menjadi presiden sementara Venezuela.
Donald Trump aku akui dirinya menjadi presiden sementara Venezuela.

RADAR  JOGJA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu polemik internasional setelah mengunggah pernyataan kontroversial di media sosial Truth Social dengan menyebut dirinya sebagai “Presiden Sementara Venezuela”.

Klaim tersebut muncul di tengah krisis politik Venezuela menyusul operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro di Caracas.

Unggahan Trump menampilkan tangkapan layar menyerupai halaman biografi Wikipedia yang mencantumkan keterangan dirinya sebagai Acting President of Venezuela sejak Januari 2026, bersanding dengan jabatannya sebagai Presiden ke-45 dan ke-47 Amerika Serikat.

Unggahan itu segera menyebar luas dan memicu reaksi tajam dari berbagai pihak.

Klaim sepihak tersebut muncul beberapa hari setelah militer AS melancarkan operasi mendadak di ibu kota Venezuela.

Operasi itu disertai pengeboman fasilitas militer dan pengerahan pasukan ke Caracas, yang berujung pada penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Keduanya kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadapi serangkaian dakwaan terkait narkotika dan perdagangan senjata.

Di tengah situasi tersebut, Trump juga menanggapi unggahan warganet yang menyebut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebagai calon Presiden Kuba.

Trump merespons santai unggahan tersebut, yang semakin memperkuat kesan provokatif dari pernyataannya terkait kepemimpinan kawasan Amerika Latin.

Meski Trump mengklaim akan “mengelola” Venezuela selama masa transisi, secara domestik Venezuela telah menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara melalui mekanisme Mahkamah Agung dan suksesi konstitusional.

Pemerintahan sementara ini menegaskan bahwa kepemimpinan nasional tetap berada di tangan rakyat Venezuela dan tidak diambil alih oleh negara asing.

Rodriguez juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan pemerintahan serta mengupayakan pemulangan Nicolas Maduro dan Cilia Flores dari Amerika Serikat.

Pemerintahan sementara Venezuela menegaskan tidak ada kekosongan kekuasaan, meski tekanan internasional terus meningkat.

Sementara itu, pemerintahan baru Venezuela disebut masih membuka jalur komunikasi dengan Washington.

Tim diplomatik dan keamanan Amerika Serikat dilaporkan telah melakukan kunjungan ke Caracas untuk menilai kemungkinan mengaktifkan kembali operasional Kedutaan Besar AS di negara tersebut.

Klaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela menambah daftar panjang ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Langkah tersebut menuai sorotan global karena dinilai tidak memiliki dasar hukum internasional dan berpotensi memperkeruh stabilitas kawasan yang sejak lama dilanda krisis politik dan ekonomi. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#militer as #Caracas #presiden sementara venezuela #operasi mendadak #donald trump #kontroversi #presiden sementara #trump #venezuela #presiden nicolas maduro