KEBUMEN - Pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen dilaporkan meninggal dunia di Kamboja. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah terlibat kecelakaan ketika perjalanan pulang menuju tanah air.
Kepala Desa Brecong Triyono Puji Widodo menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada 27 November 2025. Saat itu posisi korban sedang dalam perjalanan menuju bandara.
Namun di tengah perjalanan, kendaraan pengantar yang digunakan mengalami kecelakaan fatal. Akibat insiden ini nyawa korban tak tertolong.
"Kecelakaan pas menuju bandara. Terinformasi, Sabtu depan jenazah sudah di Indonesia," jelasnya, kepada Radar Jogja, Rabu (3/12).
Triyono mengatakan, kepulangan korban ke kampung halaman sedianya untuk menjalani pengobatan usus buntu. Korban memutuskan pulang ke Kebumen karena khawatir, jika pengobatan di Kamboja tidak ada yang mengurus sampai masa pemulihan.
"Dari kelurga bilangnya rencana mau operasi. Misal di sana kan tidak ada yang jaga," bebernya.
Diungkapkan, korban berada di Kamboja selama 2,5 tahun. Di sana korban bekerja sebagai telemarketing atau pemasaan di salah satu perusahaan jasa boga. Selama di Kamboja, korban diketahui sempat balik ke Indonesia sekali. "Pernah pulang, tapi berangkat lagi," ucapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kebumen Cokro Aminoto menyampaikan, pemerintah daerah akan ikut mengawal kepulangan jenazah korban sampai rumah duka.
Saat ini, kata dia, pihak perusahaan telah mengurus dokumen ke KBRI dan menginformasikan bahwa jenazah pekerja migran akan sampai di Bandara Soekarno-Hatta dengan fasilitas penganjaran jenazah menuju rumah duka.
"Sudah kami koordinasi. Kami juga ikut nunggu jenazah bisa sampai Kebumen," ungkapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo