Kebakaran ini melibatkan delapan blok apartemen bertingkat yang terdiri atas delapan blok apartemen yang memiliki total sebanyak 2.000 unit dan lebih dari 4.000 penghuni.
Api diduga bermula dari perancah bambu di luar gedung yang sedang menjalani perbaikan dan menyebar dengan cepat, yang menyebabkan asap hitam tebal mengepul ke langit.
Kebakaran ini mengakibatkan sedikitnya 44 orang meninggal dunia, termasuk 40 orang tewas di lokasi kebakaran, sedangkan 4 orang lainnya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit, dan ratusan lainnya sekitar 279 orang dinyatakan hilang.
Sejumlah penghuni masih terjebak di dalam gedung saat upaya evakuasi dan pemadaman berlangsung.
Para petugas pemadam kebakaran, masih terus berusaha untuk memadamkan api besar yang telah membakar habis kompleks gedung apartemen di Wang Fuk Court, distrik Tai Po, Hongkong.
Melalui keterangan dari Otoritas Rumah Sakit Hongkong menyebutkan bahwa sekitar 66 orang telah dilarikan ke rumah sakit, sebanyak 17 korban luka di antaranya dalam kondisi kritis 24 lainnya dalam kondisi penanganan yang serius.
Sementara investigasi masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kebakaran.
Faktor yang diperiksa termasuk penggunaan bahan polistirena yang mudah terbakar pada jendela apartemen, yang memperparah penyebaran api.
Api dilaporkan terus berkobar selama 16 jam terakhir, dan dampaknya sangat besar mengingat kepadatan hunian di kompleks tersebut.
Penutupan sementara sejumlah ruas jalan dilakukan untuk memudahkan operasi darurat.
Masyarakat Hong Kong dan otoritas lokal berkewajiban meningkatkan standar keselamatan bangunan agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan.
Penulis: Ocha
Editor : Bahana.