Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Indonesia - Iran Tingkatkan Kerja Sama Militer: Wamenhan Bahas Transfer Teknologi Strategis

Bahana. • Senin, 24 November 2025 | 18:15 WIB

Petemuan Wamenhan dengan Dubes Iran di Kantor Kemhan
Petemuan Wamenhan dengan Dubes Iran di Kantor Kemhan
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran, H.E. Mohammad Boroujerdi, di kantor Kementerian Petahanan pada Jumat (21/11).

Pertemuan tersebut menjadi penanda kuat bahwa kedua negara terus mendorong peningkatan hubungan kerjasama bilateral.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Iran membicarakan berbagai langkah untuk memperdalam kolaborasi di sektor industri pertahanan.

Dubes Boroujerdi turut menyampaikan kesiapan Iran dalam menawarkan skema Transfer Tekonologi (ToT), serta beragam produk alutsista dengan harga yang bersaing. Ia juga menekankan bahwa industri pertahanan Iran memiliki kapasitas yang mampu mendukung penguatan teknologi secara mandiri.

Wamenhan menilai bahwa peluang kolaborasi dengan Iran dapat menjadi langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat sektor pertahanan.

Kementerian Pertahanan pun menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti gagasan tersebut, mulai dari penyusunan Letter of Intent (LoI), yang nantinya bisa berkembang menjadi bentuk kerjasama yang lebih menyeluruh seperti Memorandum of Understanding (MoU) atau Defense Cooperation Aggrement (DCA).

Kementerian Pertahanan juga membuka kemungkinan pembahasan teknis dengan TNI AD, AU, dan AL, serta melibatkan industri pertahanan lokal di Indonesia.

Dalam pertemuan ini Wamenhan mengungkapkan bahwa seluruh masukkan yang disampaikan oleh Dubes Iran akan di teruskan kepada Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis pertahanan Indonesia di masa depan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi yang lebih komprehensif, sekaligus membuka peluang baru bagi Indonesia dalam memperkuat kemandirian dan moderenisasi alutsista pertahanan melalui kemitraan internasional yang saling menguntungkan.

Pertemuan antara Wamenhan RI dan Dubes Iran menegaskan bahwa kerjasama pertahanan bukan hanya soal alutsista, tetapi juga tentang berbagi pengetahuan, memperluas jaringan strategis, dan membuka jalan bagi kemandirian industri pertahanan nasional.

Dengan tindak lanjut yang kini hanya tinggal menunggu proses berikutnya.

Kolaborasi antara Indonesia dan Iran menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan negara di tengah dinamika keamanan global.

Waktu akan membuktikan sejauh mana inisiatif ini bisa berkembang, namun jelas bahwa kedua negara telah menunjukkan komitmen untuk membangun masa depan pertahanan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Penulis: Alif Rizki Wahyu N K

Editor : Bahana.
#iran #Indonesia