Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Krisis Regional Asia Timur Meningkat, 500 Ribu Tiket Wisatawan Tiongkok Tujuan Jepang di Batalkan!

Magang Radar Jogja • Rabu, 19 November 2025 | 22:54 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA - Sekitar 500.000 reservasi penerbangan tujuan Jepang diperkirakan telah dibatalkan oleh para pelancong asal Tiongkok, berdasarkan analisis seorang pakar penerbangan yang mengutip dari AFP, pada Selasa (18/11).

Gelombang pembatalan ini terjadi setelah pemerintah Tiongkok mengeluarkan imbauan agar warganya menunda perjalanan dengan tujuan Jepang, seiring meningkatnya ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Ketegangan meningkat di antara kedua negara setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, yang mengeluarkan pernyataan bahwa Tokyo siap melakukan intervensi militer jika Taiwan mendapat serangan.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Tiongkok kemudian merilis imbauan pada Jumat malam (14/11), meminta warganya untuk menunda atau menghindari perjalanan dengan tujuan Jepang untuk sementara waktu.

Li Hanming, Analisis penerbangan independen, selama ini memantau data pemesanan tiket dari maskapai besar dan platfrom perjalanan daring Tiongkok.

Ia menilai bahwa imbauan pemerintah Tiongkok langsung memicu penurunan besar dalam minat wisatawan untuk terbang ke Jepang.

Berdasarkan catatannya, jumlah pemesanan aktif yang sebelumnya mencapai sekitar 1,5 juta pada 15 November merosot hingga satu juta hanya dalam waktu dua hari.

Dari selisih itu, ia memperkirakan ada sekitar 500 ribu perjalanan yang dibatalkan.

Li menjelaskan bahwa kondisi normal biasanya hanya menunjukkan penurunan sekitar lima persen per hari.

Namun, kali ini angka penurunannya melonjak tajam hingga 33 persen.

Dengan banyaknya pembatalan tiket tujuan Jepang, sejumlah maskapai Tiongkok juga mulai mengambil langkah antisipatif dengan memberikan opsi refund penuh bagi pelanggan yang sudah memesan penerbangan ke Jepang hingga akhir tahun ini.

Dengan adanya hal ini, para agen perjalanan merespons dengan berbagai cara, ada perusahaan wisata yang langsung menarik semua paket tur Jepang dari programnya, sementara agen lain memilih menghentikan sementara pemesanan perjalanan ke Negeri Sakura.

Berdasarkan data resmi pemerintah Jepang, turis asal tiongkok masih menjhaddi penyumbang kunjungan terbesar ke negarra tersebut.

Hampir mencapai 7,5 juta orang dalam sembilan bulan pertama di tahun 2025.

Selain jumlahnya besar, kontribusi untuk ekonomi juga signifikan, lebih dari satu miliar dolar per bulan pada kuartal ketiga atau sekitar 30 persen dari total pengeluaran wisatawan mancanegara.

Pengumuman imbauan dari Tiongkok ini turut berdampak pada sektor ekonomi Jepang.

Saham perusahaan pariwisata dan ritel dilaporkan melemah pada hari Senin (17/11), mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan kunjungan wisatawan Tiongkok.

Penulis: Alif Rizki Wahyu N K

Editor : Bahana.
#asia timur #tiongkok #jepang