RADAR JOGJA – Aktris legendaris Pauline Collins, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Shirley Valentine, meninggal dunia pada usia 85 tahun. Ia tutup usia dengan tenang di sebuah panti jompo di London, dikelilingi keluarga tercinta, setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit Parkinson.
Collins meraih ketenangan internasional lewat film Shirley Valentine (1989), yang mengantarkannya pada nominasi Oscar, serta kemenangan Golden Globe dan Bafta untuk aktris terbaik. Perannya sebagai ibu rumah tangga yang menemukan kembali semangat hidup di Yunani dianggap ikonik dan menyentuh banyak hati.
Keluarga menyebut Collins sebagai sosok ceria, jenaka, dan penuh semangat, baik di panggung maupun layar kaca. Ia juga dikenal sebagai istri dari aktor John Alderton, dengan siapa ia berbagi banyak proyek seni dan kehidupan selama dari lima dekade.
Karier Collins dimulai dari panggung teater dan televisi Inggris, termasuk peran di The Liver Birds, Doctor Who, dan Upstair, Downstairs. Ia juga tampil dalam film City of Joy bersama Patrick Swayze, serta Quartet bersama Maggie Smith dan Michael Gambon.
Di panggung Broadway, ia menyapu bersih tujuh penghargaan atas perannya sebagai Shirley Valentine, termasuk Tony Award.
Meski menolak tawaran panjang di Doctor Who demi kebebasan berkarya, Collins tetap di kenang sebagai aktris yang memilih kualitas di atas popularitas.
Kehilangan Collins dirasakan luas di dunia seni. Penulis Russell T Davies menyebutnya sebagai “bintang sejati” yang mampu menghidupkan karakter dalam kehangatan dan kecerdasan.
Ia meninggalkan warisan seni yang kaya dan inspiratif, serta kenangan sebagai ibu, nenek, dan sahabat yang penuh cinta.
Pauline Collins akan dikenang bukan hanya karena prestasinya, tetapi karena kemampuannya menyentuh kehidupan banyak orang melalui karakter yang ia perankan, dengan kejujurannya, keberanian, dan pesona yang tak tergantikan.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin